PNM Promosi di Pekan Kreatif Nusantara

Tegal, Jawa Tengah

Senin, 06/04/2015

NERACA

Tegal – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM gencar mempromosikan keunggulan produk ULaMM dan UMKM binaan hingga pelosok desa, antara lain dengan mengikuti pameran Pekan Kreatif Nusantara Tegal 2015. Acara ini sendiri diadakan di GOR Jatayu, Kota Pekalongan.

Pada kegiatan yang berlangsung selama sepekan itu, 01 April – 05 April 2015, Perseroan tak hanya memperkenalkan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) sebagai agen utama pelayanan UMK di daerah tetapi juga memfasilitasi sejumlah nasabah binaan untuk memasarkan beragam produknya kepada masyarakat Pekalongan, yakni mulai dari produk makanan, pakaian dan tekstil hingga sarung tenun khas Pekalongan yang dibuat dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).

Executive Vice President PNM, Arief Mulyadi menjelaskan pameran produk UMKM ini bertujuan untuk mendekatkan produk-produk UMKM dengan masyarakat, serta memfasilitasi komunikasi dan kerjasama dagang antar-nasabah ULaMM.“Pameran ini merupakan ekspo hasil pemberdayaan UMKM oleh PNM sekaligus etalase produk-produk UMKM unggulan di wilayah Pekalongan dan sekitarnya,” jelasnya, di Tegal, Jawa Tengah, Kamis (2/4) pekan lalu.

PNM, lanjut Arief, secara aktif dan konsisten melaksanakan kegiatan pemberdayaan UMKM di seluruh jaringan layanan ULaMM, dengan memberikan pembekalan ilmu pemasaran, ketrampilan berusaha, serta sikap optimistis dalam membangun bisnis ke depan.“Kami juga berharap melalui kegiatan semacam ini bisa menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap produk unggulan Indonesia dengan cara memiliki dan menggunakan produk dalam negeri,” tuturnya.

Menurut Arief, partisipasi dalam Pekalongan Expo 2015 juga diharapkan dapat meningkatkan akses pasar dan jaringan bisnis nasabah maupun layanan ULaMM. Dengan demikian dapat meningkatkan pendapatan dan efek berganda bagi UMKM dan ULaMM, serta masyarakat sekitar.“Pameran ini juga membuka peluang terciptanya kerjasama bisnis dan kelembagaan, tak hanya ULaMM dan nasabahnya, tetapi juga antar-pelaku UMKM,” kata Arief.

Sementara, Pemimpin PNM Cabang Tegal Annifah Zarhusna mengatakan pameran UMKM semacam ini sangat berguna untuk membangkitkan semangat wirausaha masyarakat Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diprakarsai oleh PNM sebagai sebuah inisiatif nasional untuk membantu pelaku UKM di Tanah Air.

“Program PKU bertujuan menghilangkan hambatan-hambatan dalam membangun bisnis UMKM, dengan menyediakan solusi yang gratis, cepat dan gampang agar bisnis mereka bertumbuh kembang,” jelasnya.

Annifah menambahkan program PKU merupakan bagian terintegrasi dari bisnis PNM sebagai BUMN yang dikhususkan bagi pemberdayaan UMK. Aktivitas pemberdayaan UMK, yang mengombinasikan bisnis pembiayaan dan peningkatan kapasitas usaha. Perusahaan juga mengharapkan terbukanya peluang kerjasama antar pelaku usaha yang turut serta dalam pameran kali ini.

“Kegiatan pelatihan dan pembinaan usaha ini sekaligus menjadi wadah pertukaran informasi produk dan kerjasama antar-nasabah ULaMM sehingga berdampak positif terhadap bisnis nasabah maupun Perseroan,” katanya.

Pekalongan masuk dalam radar bisnis pembiayaan mikro PNM karena potensi ekonominya yang cukup menjanjikan. Setidaknya terdapat tujuh kantor ULaMM di klaster Pekalongan, yang masuk dalam kendali operasional PNM Cabang Tegal, yakni unit Kajen, Kedungwuni, Comal, Bandar, Limpung, Batang, dan Pekalongan. [mohar]