Saham Arpeni Pratama Disuspensi BEI

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) saham PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL). Dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (1/4), Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 2 BEI, Umi Kulsum dan Kepala Divisi Operasional Perdagangan BEI, Eko Siswanto menjelaskan, penghentian sementara ini sehubungan dengan penundaan pembayaran kepada pemegang obligasi ke-14 dan pemegang SBJM syariah APOL II tahun 2008.

Oleh karena itu, bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek (saham dan obligasi) perseroan di seluruh pasar terhitung sejak sesi pertama perdagangan efek Rabu hingga pengumuman lebih lanjut. Selain itu, pihak BEI meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Sambut Baik Wacana MTN Lewat Bursa - Perkuat Transparansi

NERACA Jakarta – Wacana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengkaji penerbitan surat utang jangka menengah (medium-term note/MTN) melalui bursa atau pasar…

BEI Tolak Permintaan Suspensi BFI Finance - Dinilai Menyalahi Aturan

NERACA Jakarta –Sengketa hukum antara PT BFI Finance Tbk dengan PT Aryaputra Teguharta, menuai reaksi dari PT Bursa Efek Indonesia.…

Pratama Abadi Bidik Dana IPO Rp 16 Miliar - Lepas 150 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Ditengah beberapa perusahaan menjadwal ulang rencana penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), beda dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…