WTON Bagikan Total Dividen Rp 98,56 Miliar

Kamis, 02/04/2015

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), para pemegang saham menyetujui untuk membagikan dividen sebesar 30% dari laba bersih 2014 yang mencapai Rp 322,4 miliar atau setara Rp 98,56 miliar atau sebesar Rp11,82 per lembar saham,”Pada RUPS kali ini perseroan menetapkan penggunaan laba bersih untuk pembagian dividen sebesar 30%, setara Rp 98,56 miliar atau sebesar Rp 11,82 per lembar saham. Dividen akan dibayarkan pada 5 Mei," kata Direktur Keuangan Wika Beton Entus Asnawi Mukhson di Jakarta, Rabu (1/4).

Adapun pada 2014, Wika Beton mencatat penjualan sebesar Rp 3,28 triliun atau meningkat 23,96 persen dibanding pencapaian di 2013. Sehingga, laba bersih 2014 terealisasi sebesar Rp 322,4 miliar. "Untuk tahun 2015 ini kami targetkan penjualan Rp 4 triliun dan laba bersih Rp 360 miliar," ucapnya.

Tahun ini, WIKA Beton agresif menambah pabrik baru untuk meningkatkan produksi beton. Kata Direktur Operasional, Fery Hendriyanto, Wika Beton menargetkan kapasitas produksi beton pracetak dapat mencapai 2,3 juta ton, naik dari tahun lalu 2,2 juta ton. Di sisi lain, terkait pendapatan, dia mengharapkan divisi jasa bisa memberikan kontribusi yang lebih dari biasanya 10% menjadi 15%. "Instalasi kita harapkan kontribusinya bisa naik jadi 15%. Jasa misalnya kita bangun gedung tahan gempa di Cawang," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama Wilfred Imanuel A Singkali mengatakan, perseroan akan membuat pabrik sementara di Timur Tengah. Langkah itu mengikuti induk usaha yang juga tengah menggarap proyek di negara tersebut. Adapun, pangsa pasar Wika Beton tahun ini diharapkan bisa sama dengan tahun lalu di sekitar 42,7%.

Seperti diketahui, Wijaya Karya sedang mengembangkan beberapa proyek di Timur Tengah dan Asia Tenggara, proyeknya mulai dari apartemen sampai bandara. Di Aljazair WIKA membangun 3 tower perumahan, selain itu, di Timor Leste WIKA mendapatkan kontrak untuk membangun bandar udara dengan nilai kontrak US$ 92,7 juta. (bani)