WTON Bagikan Total Dividen Rp 98,56 Miliar

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), para pemegang saham menyetujui untuk membagikan dividen sebesar 30% dari laba bersih 2014 yang mencapai Rp 322,4 miliar atau setara Rp 98,56 miliar atau sebesar Rp11,82 per lembar saham,”Pada RUPS kali ini perseroan menetapkan penggunaan laba bersih untuk pembagian dividen sebesar 30%, setara Rp 98,56 miliar atau sebesar Rp 11,82 per lembar saham. Dividen akan dibayarkan pada 5 Mei," kata Direktur Keuangan Wika Beton Entus Asnawi Mukhson di Jakarta, Rabu (1/4).

Adapun pada 2014, Wika Beton mencatat penjualan sebesar Rp 3,28 triliun atau meningkat 23,96 persen dibanding pencapaian di 2013. Sehingga, laba bersih 2014 terealisasi sebesar Rp 322,4 miliar. "Untuk tahun 2015 ini kami targetkan penjualan Rp 4 triliun dan laba bersih Rp 360 miliar," ucapnya.

Tahun ini, WIKA Beton agresif menambah pabrik baru untuk meningkatkan produksi beton. Kata Direktur Operasional, Fery Hendriyanto, Wika Beton menargetkan kapasitas produksi beton pracetak dapat mencapai 2,3 juta ton, naik dari tahun lalu 2,2 juta ton. Di sisi lain, terkait pendapatan, dia mengharapkan divisi jasa bisa memberikan kontribusi yang lebih dari biasanya 10% menjadi 15%. "Instalasi kita harapkan kontribusinya bisa naik jadi 15%. Jasa misalnya kita bangun gedung tahan gempa di Cawang," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama Wilfred Imanuel A Singkali mengatakan, perseroan akan membuat pabrik sementara di Timur Tengah. Langkah itu mengikuti induk usaha yang juga tengah menggarap proyek di negara tersebut. Adapun, pangsa pasar Wika Beton tahun ini diharapkan bisa sama dengan tahun lalu di sekitar 42,7%.

Seperti diketahui, Wijaya Karya sedang mengembangkan beberapa proyek di Timur Tengah dan Asia Tenggara, proyeknya mulai dari apartemen sampai bandara. Di Aljazair WIKA membangun 3 tower perumahan, selain itu, di Timor Leste WIKA mendapatkan kontrak untuk membangun bandar udara dengan nilai kontrak US$ 92,7 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar - Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong

Pemkot Depok Lelang Jabatan Pengelola APBD Rp 600 Miliar Setelah Dua Kursi Kepala Dinas Kosong NERACA Depok - ‎Pemerintah Kota…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…

OJK Catat Penyaluran KUR di Papua Capai Rp940 miliar

      NERACA   Jayapura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…