Kenaikan BBM Pengaruhi Inflasi

Kenaikan harga bahan bakar (BBM) minyak memang banyak mempengaruhi perekonomian di Indonesia, salah satu hal yang paling ditakuti ialah terjadinya Inflasi. Bank Indonesia (BI) memperkirakan kenaikan harga BBM pada akhir Maret tidak akan menaikan angkainflasi. Kenaikan tersebut dinilai tidak dapat menaikan angka inflasi karena kenaikan tersebut terjadi di penghujung bulan sehingga belum mempengaruhi kenaikan harga-harga.

Dalam hitungan Bank Indonesia, komponen harga BBM sebelum kenaikan yang berada di level Rp 6.400 per liter untuk Premium dan Rp 6.900 per liter untuk Solar memberikan kontribusi ke dalam inflasi sebesar 4 persen.Dengan kenaikan sebesar Rp 500 per liter, atau sebesar 7,2 persen menjadi Rp 6.900 per liter untuk Premium dan Rp 7.400 per liter untuk Solar akan mendongkrak angka inflasi sebesar 0,3 persen.

Walaupun harga BBM mengalami kenaikan, BI tetap yakin secarayear to dateindeks harga konsumen masih mencatatkan angka deflasi.Sehingga secara kumulatif dari Januari, Februari, Maret, kalau ada inflasi sedikit. Secara kumulatif, dari Januari sampai Maret itu Indonesia masih deflasi untukyear to date.

Menurut datanya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pada Februari 2015 terjadi deflasi sebesar 0,36 persen di mana secarayear on yearmencapai 0,61 persen. Sedangkan inflasi dari tahun ke tahun mencapai 6,29 persen. Inflasi komponen inti sebesar 0,34 persen pada Februari 2015 sehingga inflasi inti dari tahun ke tahun menembus 4,96 persen. Sebelumnya Indonesia mencatatkan deflasi sekitar 0,24 persen pada Januari 2015.

Hampir 70 kota mengalami deflasi dan 12 kota mengalamiinflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Bukit Tinggi yang mencapai 2,35 persen. Sedangkan deflasi terendah terjadi di kota Jayapura yang mencapai 0,04 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 3,2 persen karena melambungnya harga ikan.

BERITA TERKAIT

Masalah Kemiskinan Pengaruhi Mental Negara

    NERACA   Jakarta - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kemiskinan merupakan masalah yang krusial dan fundamental serta…

Rating Utang Naik Diiringi Kenaikan Utang

    NERACA   Jakarta – Belum lama ini, lembaga rating utang berbasis di Amerika Serikat Standard & Poor's (S&P)…

Bulan Maret Banten Alami Inflasi 0,08 Persen

Bulan Maret Banten Alami Inflasi 0,08 Persen   NERACA Serang - Meningkatnya harga barang-barang/jasa kebutuhan pokok masyarakat secara umum di Banten…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Sektor Wisata Lesu, Malaysia Untung

Wisatawan yang sebelumnya banyak membeli paket wisata ke destinasi favorit di Jawa dan Bali mulai beralih dan memilih Malaysia. Penganten…

Daerah Berlomba Gaet Wisatawan Asing

Beberapa daerah di Indonesia, kini tengah mempercantik wajah guna menarik wisatawan mancanegara. Sebut saja, perhelatan internasional Sail Nias 2019 di…

Kegiatan Nasional di Sumbar Terancam Sepi

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sumbar Ian Hanafiah mengatakan sejumlah kegiatan berskala nasional yang akan dihelat di Sumatera…