Catur Sentosa Bidik Pendapatan Tumbuh 18%

NERACA

Jakarta – Tahun ini, emiten perusahaan distribusi bahan bangunan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 18%. Dimana sumber pertumbuhan diharapkan dari segmen ritel yang di motori oleh ritel modern bahan bangunan Mitra 10 dan tumbuh pesatnya segmen distribusi consumer good tahun ini.

Antonius Tan, Vice President Direktur CSAP dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, segmen ritel merupakan sumber pertumbuhan bagi perseroan. Dimana penjualan perseroan untuk segmen ritel mencapai 30%. Maka untuk mendorong pertumbuhan tahun ini, perseroan akan membuka tiga outlet Mitra 10 baru,”Tahun ini Mitra 10 telah merealisasikan satu outlet baru yang berlokasi di Palembang, Sumatera Selatan pada Februari 2015,”ujarnya.

Disebutkan, outlet tersebut merupakan outlet ke-21 Mitra 10. Sedangkan dua outlet baru direncanakan akan di buka pada kuartal IV tahun ini yang berlokasi di Lampung, Sumatera Selatan dan Pamulang, Tangerang. Rencananya setiap tahunnya, perseroan menargetkan untuk membuka dua atau tiga outlet baru. Oleh karena itu, guna mendukung ekspansi tersebut, perseroan telah menyiapkan capex sebesar Rp 200 miliar yang digunakan untuk ekspansi Mitra 10 sebesar Rp 150 miliar dan peremajaan armada di segmen lainnya sebesar Rp 50 miliar.

Kata Antonius Tan, pihaknya telah menyiapkan sumber pendanaan belanja modal atau capex dari kas intetrnal dan sisanya bersumber pendanaan lainnya. Asal tahu saja, sepanjang tahun 2014 lalu, perseroan membukukan lonjakan laba bersih sebesar 48% menjadi Rp 105 miliar. Dimana kinerja tersebut di topang oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 11% menjadi Rp 7,1 triliun,”Dua segmen utama CSAP yakni segmen distribusi dan ritel memberikan kontribusi positif atas pertumbuhan bisnis perseroan,”ungkap Antonius Tan.

Kemudian pendapatan segmen distribusi tahun 2014 tumbuh 8% menjadi Rp 5,25 triliun, sedangkan segmen ritel tumbuh menyakinkan sebesar 19% menjadi Rp 1,97 triliun. Menurut Idrus Widjajakusuma, Corporate Secretary PT Catur Sentosa Adiprana Tbk, segmen distribusi merupakan kontribusi utama pendapatan perseroan dengan kontribusi tahun 2014 mencapai 73%.

Pertumbuhan segmen distribusi didorong oleh pertumbuhan pendapatan segmen distribusi consumer goods yang tumbuh 30% di sepanjang tahun 2014 dan menyumbang kontribusi sebesar 12% terhadap konsolidasi. Sementara segmen distribusi bahan bangunan di 2014 tumbuh 5% dengan kontribusi 57% dan segmen distribusi kimia tumbuh 4% dengan kontribusi sebesar 4% terhadap konsolidasi.

Saat ini, perseroan memiliki 48 cabang distribusi bahan bangunan di 39 kota, 4 cabang distribusi bahan kimia dan 15 area distribusi consumer goods,”Kinerja segmen distribusi consumer goods juga ditunjukan oleh penghargaan yang di raih, “kata Idrus.

Solidnya pertumbuhan pendapatan membuat laba kotor perseroan tumbuh 12% menjadi Rp 931 miliar di bandingkan tahun 2013 yakni Rp 835 miliar. Sementara pencapaian kinerja margin juga berhasil dicatatakan 13,3% dibandingkan margin laba kotor full year tahun 2013 sebesar 13,2% dan margin laba bersih full year 2014 tercatat 1,5% dibandingkan tahun lalu sebesar 1,1%.

Pada akhir 2014, saham CSAP ditutup di level Rp 595 per saham dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 1,72 triliun dengan P/E sebesar 16,46 dan PBV 2,35 x. (bani)

BERITA TERKAIT

RMBS Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar di 2018 - Akuisisi Tiara Raya Bali

NERACA Jakarta – Perusahaan properti, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) menargetkan pendapatan di 2018 sebesar Rp120 miliar, setelah akuisisi…

Industri Jasa Keuangan di Sumsel Tetap Tumbuh

Industri Jasa Keuangan di Sumsel Tetap Tumbuh  NERACA Palembang - Industri jasa keuangan di Sumatera Selatan (Sumsel) tetap tumbuh sepanjang…

Pendapatan Jasa Marga Bakal Terkerek Naik - Berkah Kenaikan Tarif Tol

NERACA Jakarta - PT Jasa Marga Tbk mengumumkan kenaikan tarif lima ruas tol yang dikelola mulai 8 Desember 2017 pukul…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Buka Kantor Perwakilan di Mataram

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kantor perwakilan di Mataram, Nusa Tenggara Barat untuk memudahkan penyebarluasan informasi dan edukasi mengenai…

Bank Jateng Terbitkan MTN Rp 1 Triliun

Perkuat likuiditas guna mendanai ekspansi bisnis di tahun depan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah alias Bank Jateng menerbitkan surat…

LPKR Bidik Dana Rights Issue Rp 600 Miliar

Butuh modal untuk mendanai ekspansi bisnis di 2018, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) pada…