Fungsi Mainan Edukatif Dalam Pendidikan

NERACA

Dunia anak adalah dunia bermain. Melalui kegiatan bermain yang mengandung edukasi, daya pikir anak terangsang untuk merangsang perkembangan emosi, perkembangan sosial dan perkembangan fisik.

Anak usia awal sekolah dasar memiliki karakteristik yang unik. Ia merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa siap belajar, oleh karena itu pendekatan yang digunakan juga merupakan pendekatan yang integratif. Selain itu, pemilihan media dan metode yang sesuai akan menolong perkembangan pembelajaran mereka secara signifikan.

Dalam hal ini, alat pendidikan edukatif (APE) sebagai sarana penunjang untuk memberikan stimulan pada anak cukup diperlukan. Pasalnya, seseorang yang sejak kecil bermain sebuah mainan, lebih kreatif dari anak yang tidak pernah memainkan mainan.

Permainan dikenal sebagai sebuah kegiatan baik fisik maupun kognitif yang bersifat menyenangkan. Game bisa dilakukan indoor maupun outdoor. Seorang trainer biasa menggunakan berbagai permainan untuk mencairkan suasana guna mencapai tujuan pelatihan.

Hal ini sebenarnya dapat dimanipulasi oleh guru dalam pembelajaran agar siswa merasa tertantang (karena biasanya game bersifat kompetitif) dan senang dalam belajar. Yang patut dikuasai oleh guru adalah pengayaan terhadap berbagai permainan agar setiap materi pelajaran dapat disampaikan dengan menyenangkan.

Dalam menentukan permainan edukatif, selayaknya guru sebagai pendidik di sekolah dapat memilih dan menyediakan media-media yang dapat mendukung perkembangan kepribadian anak, yang menyangkut fisik, intelektual, sosial, moral dan emosional anak. Dalam memilih permainan edukatif, guru harus memperhatikan kelayakan dan kemanan mainan tersebut.

Beberapa alternatif media pembelajaran yang dapat digunakan, diantaranya adalah material puzzle sebagai media, teka teki silang, kartu, gambar, film dan video, serta CD interaktif.

BERITA TERKAIT

Balada Bobroknya Pendidikan Politik

  Oleh : Ammamurahman, Pemerhati Ekonomi Politik   Nama Amin Rais, ini lagi-lagi menjadi viral akibat pernyataannya yang menghebohkan masyarakat,…

Kredit Pendidikan Perlu Pendampingan Usaha

    NERACA   Jakarta - Pakar Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Wuryadi mengharapkan pemerintah memberikan fasilitas pendampingan usaha bagi mahasiswa…

Siap Menang dan Kalah dalam Pesta Demokrasi

  Oleh : Sulaiman Rahmat, Mahasiswa Lancang Kuning Pekanbaru   Pilkada yang serentak dilakukan Juni 2018 mendatang menjadi pesta demokrasi…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Indonesia Terlambat Terapkan HOTS

    Pakar pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Prof Wuryadi menilai penerapan pembelajaran dengan pendekatan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau "Higher…

Efektifkah Memberikan Hukuman Kepada Anak?

      Sebuah kasus kekerasan terhadap siswa kembali muncul. Beberapa waktu lalu, RM seorang guru di SD di Serdang…

Sudah Saatnya Pelajaran Coding Hadir Di Sekolah

      Kemajuan teknologi informasi (TI) harus diimbangi pembelajaran yang tepat. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) didesak mulai mengajarkan…