Hasil Lelang SUN Menyerap Rp10 Triliun

NERACA

Jakarta -Pemerintah menyerap dana sebesar Rp10 triliun dari lelang empat seri Surat Utang Negara untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam APBN dengan total penawaran yang masuk mencapai Rp15,1 triliun.Keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Fiskal Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa (31/3), menyebutkan lelang ini telah mencapai target indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp10 triliun.

Dari lelang tersebut, jumlah yang dimenangkan untuk seri SPN03150701 mencapai Rp1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,40205 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 1 Juli 2015 ini mencapai Rp3,5 triliun.Imbal hasil terendah yang masuk untuk seri obligasi ini mencapai 5,35 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,25 persen.

Untuk seri SPN12160401 jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,113 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 1 April 2016 ini mencapai Rp2,9 triliun.Imbal hasil terendah yang masuk untuk seri obligasi ini mencapai 5,95 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,0 persen.

Untuk seri FR0070, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp3,9 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,43877 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Maret 2024 ini mencapai Rp4,99 triliun.Imbal hasil terendah yang masuk untuk seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,375 persen ini adalah 7,4 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk 7,64 persen.

Untuk seri FR0068, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp3,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,77844 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 ini mencapai Rp3,77 triliun.Imbal hasil terendah yang masuk untuk seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,375 persen ini adalah 7,7 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk 7,93 persen. [ardi]

BERITA TERKAIT

Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun - IHSG Sepekan Tumbuh 1,07%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

Bank BJB Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - Incar Pertumbuhan Kredit 13%

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan kredit tahun ini lebih agresif lagi, PT Bank BJB Tbk (BJBR) bakal menerbitkan obligasi senilai…

Intiland Terbitkan Obligasi Rp 3,37 Triliun

NERACA Jakarta –Lunasi utang, PT Intiland Development Tbk (DILD) berencana menerbitkan obligasi global (global bond) maksimal US$ 250 juta atau…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Konsumsi Sayuran Dan Buah Masyarakat Indonesia Masih Kurang

      NERACA   Jakarta - Southeast Asian Food and Agriculture Science and Technology (SEAFAST) Center Institut Pertanian Bogor…

Taitra Bawa 30 Perusahaan untuk Jajaki Pasar Indonesia

      NERACA   Jakarta - Taiwan External Trade Development Council (Taitra) bersama dengan Bureau of Foreign Trade (BOFT)…

Erajaya Agresif Ingin Buka 250 Toko di 2018

      NERACA   Jakarta - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) secara agresif akan membuka gerai sebanyak 250 toko…