Gebrakan Express Group di Hari Air - Gerakan Satu Juta Biopori

NERACA

Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, PT Express Transindo Utama, Tbk (Express Group) melakukan pembuatan lubang biopori di pool Pondok Bambu pada 24 Maret lalu. Acara ini merupakan lanjutan dari kegiatan “Gerakan 1 Juta Biopori” yang dilaksanakan olehIndonesia Global Compact Network(IGCN) tahun lalu dimana hal ini menjadi bagian dari komitmen Express Group untuk menjadikan pelestarian lingkungan sebagai salah satu program tata kelola lingkungan berkelanjutan.

Presiden Direktur PT Express Transindo Utama, Tbk, Daniel Podiman menyatakanbahwa air merupakan unsur penting dalam lingkungan yang harus dijagadan pembuatanlubang biopori akan membantu menjaga keberadaan air tanah dan melestarikan mata air.

“Kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama yang juga berdampak luas pada kehidupan masyarakat. Oleh karena itu Express Group sebagai bagian dari masyarakat,berkomitmen untuk melestarikan lingkungan secara bertahap, salah satunya dengan cara membuat lubang biopori bertepatan dengan peringatan Hari Air Sedunia ini,” kata Daniel.

Lebih lanjut Daniel menjelaskan bahwa lubang biopori berfungsi untuk meningkatkan daya resap air pada tanah, sehingga dapat mengurangi genangan air, dan meningkatkan pertumbuhan tanaman di sekitar lubang, sehingga akan tercipta lingkungan yang hijau. Selain itu, lubang biopori sangat bermanfaat pada musim hujan karena juga dapat mengatasi banjir.

“Lubang biopori adalah teknik sederhana yang tepat guna sekaligus ramah lingkungan,” tambah Daniel.

Melihat manfaat yang besar terhadap lingkungan dari pembuatan lubang biopori, maka Express Group melalui program Express Peduli mencanangkan agenda tahunan berupa Gerakan 1 Juta Biopori yang telah dijalankan sejak tahun 2013. Sampai bulan Desember 2014, telah terdapat sebanyak 3.730 lubang resapan biopori yang tersebar di seluruh pool taksi Express.

“Kami memiliki target untuk membuat 50-100 lubang biopori di setiap pool taksi Express. Diharapkan dengan adanya biopori ini, tumbuhan dapat tumbuh dengan baik di sekitar pool taksi Express, sehingga dapat tercipta lingkungan yang lebih hijau,” ujar Daniel.

Express Group juga tergabung dalam IGCN yang merupakan jaringan dari organisasi dalamUnited Nations Global Impact(UNGC). UNGC adalah lembaga PBB yang memotivasi perusahaan-perusahaan di seluruh dunia untuk mengadaptasi kebijakan yang berkelanjutan dan memiliki tanggung jawab sosial. Kontribusi Express Group terhadap lingkungan tidak hanya melalui pembuatan lubang biopori saja, namun juga ditandai dengan kebijakan perusahaanmelalui pelaksanaanprogram penanaman pohon pada seluruh pool taksi Express.

“Express Group akan terus berusaha untuk berkontribusi dan bersinergi dengan alam demi terciptanya kelestarian lingkungan, karena kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama, manfaatnya tentu juga dapat dirasakan diri sendiri dan orang lain,” tutup Daniel.

BERITA TERKAIT

Anak Usaha Lippo Group Siap Perkuat Lini Usaha Logistik

Anak Usaha Lippo Group Siap Perkuat Lini Usaha Logistik NERACA Jakarta - Lippo Group menggandeng Sumitomo Corporation untuk memperkuat bisnis…

Ekonomi Kreatif Bantu Tekan Angka Kemiskinan Palembang Satu Digit

Ekonomi Kreatif Bantu Tekan Angka Kemiskinan Palembang Satu Digit NERACA Palembang - Sektor ekonomi kreatif dengan 15 subsektornya diharapkan Pemerintah…

Transportasi Massal Gunakan Satu Kartu Bank

Pengoperasian uji coba LRT di Rawamangun, Jakarta, harusnya bersamaan dengan uji coba pelaksanaan pembayaran kartu bank seperti e-money, flash, Brizzi…

BERITA LAINNYA DI CSR

SHARP Bersedekah Berbagi Kebahagiaan dan Ilmu

Selalu hadir berbagi di tengah masyarakat adalah komitmen yang dilakukan PT Sharp Electronics Indonesia. Kali ini perseroan melalui kegiatan tanggung…

Donasikan Kursi Roda dan Bantuan Modal - K3S Denpasar Tingkatkan Kemandiran Disabilitas

Dalam rangka memberdayakan masyarakat disabilitas untuk mandiri, Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, Bali menyerahkan bantuan kesehatan seperti kursi…

Peduli Korban Banjir di Sultra - Kementerian Pertanian Salurkan Bantuan Rp 15 Miliar

Musibah banjir yang terjadi di provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi derita bagi bangsa Indonesia, maka berangkat dari upaya meringankan beban…