Dana Kelola CIMB Asset Management Rp 4 Triliun

Hingga akhir Februari 2015, PT CIMB Principal Asset Management (CPAM) berhasil membukukan dana kelolaan sebesar Rp 4,062 triliun. Dimana dana kelola tersebut mengalami pertumbuhan 6,69% jika dibandingkan dengan pencapaian akhir tahun lalu.

Gunanta Afrima, Direktur CPAM mengatakan, dari sisi nilai, protected funds berkontribusi paling besar yakni Rp 1,430 triliun atau 35% dari total dana kelolaan. Diikuti oleh fixed income funds Rp 1,306 triliun atau sekitar 32%, serta equity funds Rp 694,5 miliar atau 17% dari total dana kelolaan,”Balanced funds dan discretionary sendiri masing-masing berkisar Rp 206,1 miliar atau 5% dan Rp 185,9 miliar atau 5% dari total dana kelolaan. Sisanya berasal dari index funds Rp 66,2 miliar atau 2% dan money market funds Rp 173,2 miliar atau sebanyak 4% dari total dana kelolaan,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dirinya menuturkan, pihaknya akan fokus ke keranjang-keranjang yang oportunistik, terutama pengembangan dana-dana di equity dan ini yang akan mendongkrak pasar. Pasalnya, perseroan mencatat pertumbuhan pada fund yang mendongkrak sektor domestik, seperti sektor konsumsi dan infrastruktur.

Menurutnya, strategi ini untuk merealisasikan target dana kelolaan perseroan yang dibidik mencapai Rp 5,300 triliun sampai akhir tahun atau berarti pertumbuhan 39,21% ketimbang tahun lalu, yaitu Rp 3,807 triliun. Adapun, tahun lalu, perseroan mengantongi peningkatan dana kelolaan sebesar 62,5%.

Saat ini, CPAM sendiri mengelola sekitar 31 produk reksadana, terdiri dari produk reksa dana konvensional dan syariah. Untuk dana kelolaan reksa dana berbasis syariah CPAM sendiri mencapai Rp 277 miliar atau sekitar 7% dari total dana kelolaan perseroan. Kondisi ini masih lebih baik ketimbang dana kelolaan syariah industri terhadap total kelolaan reksa dana konvensional yang kurang dari 5%. (bani)

Related posts