Laba Unilever Tumbuh Tipis Rp 5,74 Triliun

Sepanjang tahun 2014, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mampu mencatatkan kinerja positif meski laba naik tipis pada 2014. Disebutkan, perseroan mencetak laba tahun berjalan tumbuh 7,2% dari Rp 5,35 triliun pada 2013 menjadi Rp 5,74 triliun pada 2014. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kenaikan laba ini ditopang dari kenaikan penjualan bersih sekitar 12,20% dari Rp 30,75 triliun pada 2013 menjadi Rp 34,51 triliun. Harga pokok penjualan naik 16,24% menjadi Rp 17,41 triliun pada 2014. Hal itu mendorong laba kotor naik 8,36% menjadi Rp 17,09 triliun pada 2014. Di pos beban, perseroan mampu menurunkan beban pemasaran dan penjualan sebesar 0,20% dari Rp 6,62 triliun pada 2013 menjadi Rp 6,61 triliun pada 2014. Akan tetapi, beban umum dan administrasi naik 33,3% menjadi Rp 2,7 triliun.

Penghasilan keuangan turun menjadi Rp 10,45 miliar pada 2014. Selain itu, biaya keuangan meningkat menjadi Rp 96,06 miliar. Dengan melihat kinerja itu, laba bersih per saham dasar naik menjadi Rp 752 pada 2014.

Total liabilitas naik 14,59% menjadi Rp 9,68 triliun pada 31 Desember 2014 dari periode 31 Desember 2013 sebesar Rp 8,44 triliun. Ekuitas naik menjadi Rp 4,59 triliun pada 31 Desember 2014. Perseroan mengantongi kas sebesar Rp 859,12 miliar. Pada perdagangan saham Senin awal pekan kemarin, pukul 13.15 WIB, saham PT Unilever Indonesia Tbk naik 1,79% menjadi Rp 39.800 per saham. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 965 kali dengan nilai transaksi Rp 21,9 miliar. (bani)

Related posts