BII Raih Annual Global CSR Awards 2015

NERACA

Jakarta - PT Bank Internasional Indonesia Tbk meraih penghargaan tertinggi, yakni Platinum, pada Global CSR Awards 2015, yang diselenggarakan Pinnacle Group International untuk kategori Pemberdayaan Perempuan (Empowerment of Women). Global CSR Awards 2015 merupakan ajang penghargaan pengakuan untukCorporate Social Responsibility(CSR) di Asia.

Inisiatif yang diikutsertakan dalam ajang ini harus menunjukkan aspek kepemimpinan, ketulusan dan komitmen berkelanjutan perseroan dalam menggabungkan nilai-nilai etika, sesuai dengan persyaratan hukum, dan menghormati individu, masyarakat dan lingkungan dalam cara mereka melakukan bisnis.

Dari 200 entri yang diterima, pilihan akhir jatuh kepada 36 perusahaan yang mendapatkan penghargaan tertinggi dalam tujuh kategori penghargaan utama yaitu meliputi Best Community Programme,Best Environmental Excellence, Excellence in Provision of Literacy & Education, Empowerment of Women, Best Workplace Practices, Product Excellence and CSR Leadership.

"Sejalan dengan misiHumanising Financial Services, kami memiliki komitmen untuk selalu berada di tengah masyarakat serta tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Komitmen ini juga menjadi bagian dari upaya BII untuk meningkatkan daya saing perempuan prasejahtera yang produktif dengan program pemberdayaan ekonomi melaluimicro financing,” ujar Direktur Utama BII, Taswin Zakaria, di Jakarta, Minggu (29/3) pekan lalu.

Melalui program pemberdayaan ekonomi perempuan melaluimicro financing, Taswin berharap dapat menurunkan tingkat kemiskinan dengan mendorong perempuan prasejahtera mendapatkan penghasilan yang lebih baik, meningkatkan pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia, serta menyiapkan komunitas perempuan menjadi komunitas yangbankable.

Lebih jauh dirinya mengungkapkan, BII berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui inisiatif yang inspiratif dalam tiga tahun terakhir.Bersama dengan Maybank Foundation, yayasan nirlaba yang dimiliki pemegang saham mayoritas.

“Kami memiliki komitmen untuk melakukan pemberdayaan komunitas prasejahtera melalui inklusi finansial sehingga mereka memiliki akses pada layanan finansial yang disediakan lembaga keuangan sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadibankable,” tandasnya.

Micro financetelah terbukti menjadi salah satu mesin perekonomian yang berdaya guna untuk mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu BII berperan serta dalam pemberdayaan masyarakat melalui program keuangan mikro.

Mengadopsi modelgrameen bank, BII memulai program layanan keuangan mikro pertamanya pada Mei 2012 dengan memberikan dukungan kepada Koperasi Mitra Dhuafa (KOMIDA). Program ini telah meningkatkan kesejahteraan lebih dari 2.500 penerima manfaat di tiga provinsi, mencakup Jawa Barat (Jonggol), Jawa Tengah (Sragen) dan Yogyakarta (Kulon Progo). [ardi]

Related posts