Pendapatan Metland Tumbuh 29,8%

Perhelatan politik pemilu presiden di tahun 2014 lalu yang sempat membuat kekhawatiran para pelaku industri, khususnya bisnis properti, rupanya tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja keuangan PT Metropolitan Land Tbk (MTLA). Pasalnya, perseroan mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2014. Pendapatan usaha perseroan tumbuh 29,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, perseroan membukukan pendapatan usaha perseroan tumbuh 29,8% menjadi Rp 1,11 triliun dari tahun sebelumnya yakni Rp 854,9 miliar. Dengan peningkatan ini maka laba bersih MTLA sepanjang tahun 2014 naik 11,08% menjadi Rp 267,94 miliar dari sebelumnya Rp 241,2 miliar. Alhasil, laba per saham dasar naik menjadi Rp 34,35 dari sebelumnya Rp 31,83 . Sementara beban keuangan perseroan mengalami kenaikan menjadi Rp 67,36 miliar dari sebelumnya Rp 23,6 miliar.

Pendapatan usaha perseroan bersumber dari real estate, pusat perbelanjaan, hotel dan pendapatan lain-lain. Pendapatan dari real estate yakni penjualan tanah dan bangunan mencapai Rp 483,08 miliar atau naik dari Rp 402,7 miliar tahun sebelumnya, penjualan kapling tanah Rp 195,7 miliar naik dari Rp 22,3 miliar, penjualan apartemen dan perkantoran Rp 54,5 miliar,dan penjualan ruko Rp 42,05 miliar

Pendapatan pusat perbelanjaan antara lain dari sewa ruang naik menjadi Rp 138,7 miliar dari Rp 99,8 miliar, jasa layanan dan pemeliharaan naik Rp 54,8 miliar dari sebelumnya Rp 36,9 miliar dan lain-lain Rp 1,79 miliar. Pendapatan hotel antara lain sewa kamar Rp 52,9 miliar dari sebelumnya Rp 41,3 miliar, makan dan minuman RP 34,7 miliar naik dari Rp 29,8 miliar dan lain-lain Rp 3,6 miliar dari Rp 3,7 miliar. Pendapatan pusat rekreasi yakni penjualan tiket Rp 3,48 miliar dan lain-lain Rp 225 juta.

Total aset perseroan per 31 Desember 2014 naik dari Rp 2,83 triliun menjadi Rp 3,25 triliun. Di saat bersamaan, jumlah liabilitas MTLA tercatat sebesar Rp 1,2 triliun naik dari sebelumnya Rp 1,06 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

BPS: Ketimpangan Pendapatan Masih Tinggi

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, tingkat ketimpangan antara penduduk kaya dan miskin di Indonesia (gini ratio) turun tipis dari 0,391…

DPRD Jabar Apresiasi Capaian Pendapatan Sektor Pajak

DPRD Jabar Apresiasi Capaian Pendapatan Sektor Pajak  NERACA Bandung - DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengapresiasi capaian pendapatan dari sektor…

Transaksi Saham Sepekan Tumbuh 12,53%

NERACA Jakarta – Sepekan kemarin, laju indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami peningkatan sebesar 4,38% menjadi 5.944,07 poin dari 5.694,91…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jaga Stabilitas Harga, ROTI Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga stabilitas harga saham di pasar, PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) berencana melalukan pembelian kembali (buyback)…

Bangun Rumah Sakit Baru - Medikaloka Hermina Kuras Kocek Rp 312,5 Miliar

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis dengan penetrasi pasar lebih luas lagi, PT Medikaloka Hermina Tbk berambisi terus menambah rumah…

PBRX Sisakan Rights Issue Rp 348,8 Miliar

NERACA Jakarta - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) masih mengantongi dana senilai Rp384,8 miliar dari hasil penawaran umum terbatas (PUT)…