GarudaFood Alokasikan Capex Rp 250 Miliar

PT GarudaFood Putra-Putri Jaya Divisi Biskuit mengalokasikan belanja modal (capital expenditures/ capex) Rp 250 miliar, dalam rangka mengejar target pertumbuhan organik sebesar 16% tahun ini,” dana capex akan dialokasikan untuk ekspansi kapasitas pabrik dengan membeli 5 mesin produksi biskuit dan 2 mesin produksi beverage (minuman), dan memperkuat distribution center,”kata CEO Garuda Food Group, Hardianto Atmadja di Gresik, kemarin.

Dia menjelaskan, alokasi belanja modal dimaksudkan untuk meningkatkan pertumbuhan organik 16% dari produksi tahun lalu 100.000 ton dengan 60 varian produk. Saat ini, pabrik PT GarudaFood Putra-Putri Jaya Divisi Biskuit memiliki empat jenis plant, terdiri dari plant 1 (wafer stik), plant 2 (cookies dan wafer cream salut), plant 2 plus ( Gerry Chocolatos) serta plant Gerry A (Cookies, Cracker dan Wafer stick).

Dengan 4.000 karyawan lebih yang dimilikinya, perusahaan telah mampu mengekspor produknya hingga ke UEA, Vietnam, Thailand, Filipina, Ghana, Yaman, Malaysia, Kamboja, Korea, Brunei, Taiwan,Tiongkok dan Pakistan,”Kami ingin konsiten menjadi perusahaan mamin terbesar kedua terbesar di Indonesia. Ke depan proses industrialisasi kami akan lebih sistematis sehingga produksi juga bisa dinaikan, baik dari output ataupun efisiensinya," tambahnya.

Menurutnya, sejumlah hal menjadi tantangan ke depan. Di antaranya volaatilitas rupiah yang tinggi, kenaikan UMK yang tinggi, di atas 15% pertahunnya, perusahaan global yang mulai joint venture dengan lokal sehingga kompetisi makin ketat, regulasi pengurangan kuota impor (gula), masalah perizinan daerah dan kepastiaan jaminan supply listrik. (bani)

BERITA TERKAIT

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Potensi Global US$88 Miliar, Ekspor Komponen Pesawat akan Dipacu - Kebijakan Publik

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan daya saing industri nasional agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas sehingga kompetitif…

Antam Refinancing Obligasi Rp 900 Miliar - Marak Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Tren obligasi jatuh tempo tahun ini cukup marak, alhasil kebanyakan emiten disibukkan untuk mempertebal kocek untuk membayar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…