Aturan Manajemen Risiko Segera Keluar - Perbankan Syariah

Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan segera mengeluarkan aturan manajemen risiko (risk management) khusus bagi bank syariah. Aturan yang nantinya tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) ini memuat 10 poin pengelolaan risiko bagi bank syariah. "Dalam waktu dekat kami akan mengeluarkan ketentuan mengenai risk management perbankan syariah. Selama ini risk management perbankan syariah mengikuti konvensional. Nah sekarang akan kami pisahkan dan berdiri sendiri," ungkap Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI) Mulya Siregar di Jakarta, Minggu.

Mulya mengungkapkan lebih jauh nantinya terdapat 10 risiko penting yang harus dikelola oleh bank syariah. Delapan diantaranya adalah risiko yang sudah dikenal sebelumnya dalam risk management perbankan konvensional "Selain itu bertambah dua yaitu equity investment risk dan rate of return risk. Keputusan ini sesuai standar yang dikeluarkan oleh Islamic Financial Services Board (IFSB)," ujarnya.

Ketua Tim Pengaturan Perbankan Syariah BI, Bambang Kiswono mengatakan equity investment risk merupakan pengelolaan risiko bagi pembiayaan dengan sistem bagi hasil (profit and loss sharing), yang umumnya digunakan pada akad mudharabah dan musyarakah.

Dalam pembiayaan tersebut ada potensi dana bank akan hilang apabila debitur mengalami kerugian dalam usaha, sehingga yang terjadi bukan bagi hasil namun bagi kerugian.

Sementara itu rate of return risk merupakan potensi risiko larinya dana pihak ketiga ke bank konvensional karena suku bunga yang ada di pasar melebihi imbal hasil yang diberikan bank syariah. "Itu dapat terjadi karena imbal hasil untuk simpanan pada bank syariah fluktuatif mengikuti kinerja dari pembiayaan, berbeda dengan bank konvensional yang telah mematok bunga tetap untuk dana pihak ketiga," tukasnya.

BERITA TERKAIT

BRI Syariah Terima Pelunasan Biaya Haji dari 9.642 Jamaah

    NERACA   Jakarta - Sebanyak 9.642 calon jamaah haji melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di BRI…

Perbankan Dapat Dukungan TelkomGroup - Penuhi Standar PSAK 71

      NERACA   Jakarta - Penetapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)71 yang mulai berlaku pada 1 Januari 2020…

Catatkan Investor Syariah Tertinggi - Bengkulu Tempati Urutan Ke-3 di Sumatera

NERACA Bengkulu – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pertumbuan investor pasar modal syariah di provinsi Bengkulu menempati urutan ke-3…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9%

      NERACA   Jakarta – Sepanjang 2018, Bank DKI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 27,95 dari semula sebesar Rp27,1…

BI Tahan Suku Bunga Acuan

      NERACA   Jakarta – Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate…

Bunga The Fed Diyakini Hanya Naik Sekali

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia mengubah proyeksinya untuk kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve, Bank…