Prioritas Land Groundbreaking Proyek K2 Park

NERACA

Jakarta – Besarnya permintaan pasar properti di kawasan pinggir Jakarta, khususnya di Serpong Tangerang Selatan memacu PT Prioritas Land Indonesia (PLI) mempercepat proyek yang selama ini di kerjasakan. Belum lama ini, perseroan melakukan peletakan baru pertama (groundbreaking) proyek Superblok K2 Park di Gading Serpong sebagai tanda dimulainya pembangunan.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, presiden direktur PT Prioritas Land Indonesia, Marcellus Chandra mengatakan, gedung pertama yang akan dibangun adalah Hotel Harris, hotel bintang empat yang terdiri dari sekitar 200 kamar,”Selanjutnya pembangunan 5 tower lainnya akan dilakukan secara paralel dan penyerahan kunci diharapkan berlangsung pada 2018,”ungkapnya.

Disebutkan, superblok K2 Park merupakan proyek mahakarya Prioritas Land yang dibangun di lahan seluas 3 hektare dengan dana investasi sebesar Rp 1,5 triliun dan akan menjadi the symphony of living di daerah Gading Serpong. Nantinya, proyek multi fungsi (mixed use develpment) ini akan menghadirkan sejumlah fasilitas, diantaranya food hall, area commercial, restoran, cafe, dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya.

Sementara untuk education tower, rencananya akan diisi oleh sejumlah institusi pendidikan, diantaranya adalah sekolah sekretaris, sekolah musik, dan sekolah public relation (PR). Asal tahu saja, proyek Superblok K2 Park terletak di lahan seluar 3 hektare di Gading Serpong, Tangerang, Banten dan merupakan mahakarya dari PT Prioritas Land Indonesia. Proyek ini terdiri dari 4 tower apartemen sebanyak 2500 unit, 1 tower hotel (Harris Hotel), dan 1 tower pusat pendidikan.

Asal tahu saja, proyek Superblok K2 Park yang hanya berjarak sekita 5 menit dari pintu tol Karawaci ini dijual harga mulai dari Rp 500 juta. Kata Marcellus Chandra, proyek K2 Park ini merupakan mahakarya perseroan dan merupakan proyek ke lima setelah vila di Nusa Dua dan di Uluwatu Bali, Apartemen Majestic Point Serpong, dan Apartemen Indigo @Bekasi,”Diharapkan pembangunan proyek ini semakin melengkapi kebutuhan hunian mewah yang terintegritas dengan berbagai fasilitas seperti hotel, tempat perbelanjaan, tempat pendidikan, kuliner, dan berbagai fasilitas hiburan lainnya di daerah Gading Serpong,” ujar Marcell.

Disebutkan, saat ini sebanyak 2 tower apartemen sudah hampir terjual seluruhnya, sehingga dalam waktu dekat akan kembali meluncurkan tower ke tiga. Namun, untuk penjualan tower ke tiga ini dipastikan akan mengalami kenaikan harga, karena perseroan menyesuaikan kenaikan harga properti di sekitar wilayah Gading Serpong yang asumsikan melonjak sekitar 30%.

Wilayah Gading Serpong, kata Marcell, kian menarik bagi konsumen, baik enduser (pembeli langsung yang akan menempati bangunan) maupun investor. Terlebih lagi, diperkirakan pada akhir tahun ini akan segera dibuka akses tol Gading Serpong yang terhubung dengan tol Jakarta – Merak yang tak pelak juga mendongkrak harga jual properti. (bani)

Related posts