Adhi Karya Bagikan Dividen Rp 64,81 Miliar

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham (RUPS), PT Adhi Karya Tbk akan membagikan dividen tunai sebesar Rp64,81 miliar atau setara 20% dari perolehan laba bersih tahun 2014 yang sebesar Rp324,1 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Sekertaris Perusahaan ADHI Ki Syahgolang Permata mengemukakan, dalam agenda penetapan penggunaan laba perseroan untuk tahun buku 2014, telah disetujui besaran dividen tunai perseroan sebesar 20% dari perolehan laba bersih tahun 2014, setara Rp53,972 per lembar saham.

Untuk tahun 2015, lanjut dia, perseroan menargetkan laba bersih sebesar Rp440,1 miliar, dimana dari total perolehan laba bersih yang direncanakan itu dominan dikontribusi dari PT Adhi Persada Properti dan PT Adhi Persada Realti sebesar 66,6% melalui pengembangan bisnis properti realty.

Dia mengemukakan untuk target perolehan kontrak baru pada 2015 sebesar Rp15,2 triliun, dimana lini bisnis jasa konstruksi ditargetkan meraih perolehan kontrak baru sebesar Rp12,5 triliun, bisnis EPC sebesar Rp460,1 miliar, bisnis Properti Realti sebesar Rp1,7 triliun, dan bisnis manufaktur precast Rp479,6 miliar. Sementara total pendapatan usaha di tahun 2015 direncanakan sebesar Rp13,2 triliun.

Kemudian untuk belanja modal (capex) ADHI di tahun 2015 direncanakan sebesar Rp837,2 miliar yang terdiri atas investasi pengembangan bisnis properti realti hotel sebesar Rp566,1 miliar, penyertaan proyek investasi sebesar Rp202,8 miliar, dan pembelian aset tetap sebesar Rp68,387 miliar. Disebutkan, sumber dana belanja modal tersebut berasal dari sisa dana hasil penerbitan obligasi yang lalu dan kredit perbankan serta kas internal perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Potensi Global US$88 Miliar, Ekspor Komponen Pesawat akan Dipacu - Kebijakan Publik

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan daya saing industri nasional agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas sehingga kompetitif…

Antam Refinancing Obligasi Rp 900 Miliar - Marak Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Tren obligasi jatuh tempo tahun ini cukup marak, alhasil kebanyakan emiten disibukkan untuk mempertebal kocek untuk membayar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…