Pefindo Sematkan Peringkat AAA Indosat

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat idAAA, dengan prospek stabil kepada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) atau Telkom. Peringkat serupa diberikan untuk Obligasi II tahun 2010, yang diterbitkan perusahaan telekomunikasi plat merah tersebut.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (18/3), analis Pefindo Martin Pandiangan mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan posisi bisnis perusahaan yang superior dengan bisnis yang terdiversifikasi dan jaringan yang luas. Selain itu, marjin profitabilitas yang kuat dan proteksi arus kas yang sangat kuat didukung struktur permodalan yang konservatif.

Kendati demikian, dia menuturkan bahwa peringkat tersebut dibatasi oleh persaingan yang ketat dalam sektor nirkabel. Pada tahun lalu, perseroan melayani 140,6 juta pelanggan selular dan 40,4 juta pengguna broadband. Per akhir tahun lalu, saham badan usaha milik negara (BUMN) telekomunikasi itu sebesar 52,6% dimiliki pemerintah dan sisanya senilai 47,4% dimiliki publik dan lainnya.

Sebagai informasi, Indosat mencetak pendapatan tahun 2014 sebesar Rp 24,08 triliun, tetapi kerugian yang diderita mencapai US$ 154,8 juta atau setara Rp2,036 triliun berkurang dibandingkan 2013 sebesar US$ 233,4 juta atau setara Rp3,071 triliun. Oleh karena itu, analis dari Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya mengatakan, penguatan dollar AS terhadap rupiah yang tembus Rp 13.000 mengancam kinerja keuangan operator telekomunikasi,“Tiga operator telekomunikasi sudah menyampaikan laporan keuangan, dimana Indosat dan XL Axiata sepanjang tahun 2014 mengalami tekanan karena banyak berutang dalam dollar AS, kecuali Telkom,”ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Peringkat Tata Kelola Emiten Naik di ASEAN - Ditopang Emiten Top 50

NERACA Jakarta – Meskipun tren indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menurun tajam, namun performance…

Moody’s Beri Peringkat Utang PGN Baa2 - Pasca Akuisisi Saham Pertagas

NERACA Jakarta - Lembaga pemeringkat internasional, Moody's Investors Service menegaskan kembali peringkat PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan peringkat…

Pefindo Sematkan Peringkat A+ PT Timah

NERACA Jakarta – Meskipun pendapatan PT Timah Tbk (TINS) turun 0,6% di kuartal satu 2018 menjadi Rp 2,03 triliun, dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rencana Perubahan Lot Saham - APEI: Perlu Ada Kesiapan Anggota Bursa

NERACA Jakarta – Rencana direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi bersama tim menurunkan jumlah satu lot jadi…

Pacu Nilai Tambah di Sektor Hilir - MGRO Bangun Pabrik Senilai Rp 330 Miliar

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar dari IPO, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) akan berinvetasi sebesar Rp 330 miliar membangun…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - NFC Indonesia Buka Peluang Untuk Akuisisi

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) langsung dibuka menguat 49,73% pada…