Jasa Marga Cari Pendanaan Rp 2,8 Triliun - Garap Proyek Ruas Tol Baru

NERACA

Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menyatakan pada tahun ini berencana mencari pinjaman sebesar Rp2,8 triliun untuk pendanaan sejumlah proyek ruas tol baru. Dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (17/3), Corporate Secretary JSMR David Wijayatno mengatakan, perseroan memperkirakan jumlah pinjaman perbankan dan obligsi pada tahun ini sebesar Rp2,8 triliun atau sekitar 70% dari total kebutuhan dana Rp4 triliun,”Kebutuhan dana antara lain digunakan untuk mendanai ruas jalan tol baru," kata David.

Lebih lanjut dia menjelaskan, anggaran sebesar Rp4 triliun tersebut telah ditetapkan perseroan berdasarkan proyek yang sudah didapatkan JSMR. Namun jumlahnya masih dapat berubah sesuai kebutuhan perseroan ke depan. Disebutkan, dari 10 proyek yang dikerjakan Jasa Marga, dua ruas telah beroperasi secara penuh. Kedua ruas tol tersebut, yaitu Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa dan JORR W2 Utara.

Kemudian untuk tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa beroperasi 1 Oktober 2013 memiliki panjang 10 km (kilometer) dan JORR W2 dioperasikan 22 Juli 2014 sepanjang 7,7 km. Belum lama ini, Jasa Marga mengakuisisi tiga ruas tol yang konsesi sebelumnya di miliki oleh PT Thiess Contractors Indonesia (TCI).

Ketiga ruas tol tersebut, yaitu Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono dan Cinere-Serpong. Status terakhir masih dalam tahap negosiasi dengan PT CTI sebagai pemilik mayoritas. Nantinya, porsi pemerintah dalam pengerjaan pembangunan konsesi ruas Solo-Ngawi sebesar 22,23 kilometer (km) dari 91,9 km."Pada ruas Ngawi-Kertosono porsi pemerintah sebesar 38,69 km dari 87,15 km,”kata David Wijayatno.

Dalam proses akuisisi ruas Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono, David menuturkan, perseroan telah menggandeng PT Waskita Toll Road untuk bekerja sama sebagai mitra. Sebagai informasi, tahun ini perseroan tengah agresif mengembangkan beberapa ruas jalan tol, disamping pembangunan 9 ruas jalan tol baru. Menyadari bisnis jalan tol membutuhkan pendanaan yang kuat dan proses panjang, belum lagi ditambah proses pembebasan lahan menjadi tantangan sendiri yang harus di hadapi perseroan.

Namun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan optimisme Jasa Marga untuk membidik beberapa proyek baru jalan tol yang akan ditenderkan pemerintah,”Saat ini, kita ikut tender pembangunan jalan tol Soreang-Pasir Koja di Jawa Barat,”kata Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman.

Menurutnya, perseroan berharap besar terhadap proyek jalan tol di Jawa Barat karena menghubungkan beberapa ruas jalan tol yang sudah ada. Disamping itu, proyek ini juga mempertimbangkan efisiensi karena pembangunan jalan tol merupakan investasi yang besar.

Selain itu, lanjutnya, perseroan juga tengah membidik pembangunan ruas jalan tol Balikpapan- Samarinda,”Untuk proyek tol di kawasan timur, kita sudah kirim tim kesana dan ini prospek bagus karena akan ada kawasan ekonomi khusus,”ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Jasa Marga Raup Laba Bersih Rp 1,04 Triliun

NERACA Jakarta –Pada paruh pertama tahun ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatatkan kenaikan laba bersih 2,9% menjadi Rp…

BTPN Bukukan Laba Bersih Rp 1,09 Triliun

NERACA Jakarta – Semester pertama 2018, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) membukukan laba bersih Rp 1,09 triliun atau…

Indosat Realisasikan Obligasi Rp 2,71 Triliun

Hasil penerbitan obligasi berkelanjutan II PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) tahap III sebesar Rp 2,71 triliun telah direalisasikan oerseroan untuk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…