Ficth Ratings Beri Peringkat A Obligasi Aetra

Untuk menjadikan perusahaan yang sehat, PT Aetra Air Jakarta (Aetra) berupaya menyelesaikan kewajibannya terhadap pembayaran bunga dan hutang pokok obligasi perusahaan. Pada Maret ini, Aetra berhasil menyelesaikan secara tepat waktu pelunasan pembayaran obligasi perusahaan yang diterbitkan tujuh tahun lalu senilai Rp 614,5 miliar.

Dengan pelunasan obligasi secara tepat waktu, perusahaan pemeringkat Fitch Ratings telah menaikkan peringkat obligasi Aetra ke peringkat A+ dari A-. Dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (12/3), Presiden Direktur Aetra, Mohamad Selim mengungkapkan, Aetra telah menerbitkan obligasi senilai Rp 614,5 miliar tahun 2008 dalam tiga seri. Yaitu, Seri A jatuh tempo pada 13 Maret 2011 senilai Rp 97 miliar, Seri B jatuh tempo pada 13 Maret 2013 senilai Rp 149,5 miliar, serta Seri C jatuh tempo pada 13 Maret 2015 senilai Rp 368 miliar.

Disebutkan, sedangkan pembayaran bunga berlangsung setiap tiga bulan sejak obligasi dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia pada 14 Maret 2008. Pada saat dicatatkan peringkat Obligasi Perusahaan adalah A. Selim pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada obligasi perusahaannya. Sehingga pihaknya terus bekerja keras untuk menyelesaikan seluruh kewajiban perusahaan dengan tepat waktu,”Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaannya pada obligasi perusahaan. Untuk itulah kami bekerja keras untuk memenuhi seluruh kewajiban secara tepat waktu,” ujarnya.

Dia memastikan Aetra telah menyiapkan dana untuk melunasi pembayaran atas hutang pokok obligasi seri C (Obligasi TPJ tahun 2008) sebesar Rp 368 miliar yang jatuh tempo pada 13 Maret 2015. Saat ini dana tersebut sudah berada di rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Sedangkan bunga obligasi terakhir yang jatuh tempo pada bulan Maret juga telah berada di Rekening Wali Amanat senilai Rp 12,2 miliar,”Saat ini kinerja Aetra terus membaik. Terbukti dari peringkat obligasi perusahaan naik dari A- menjadi single A+,” jelasnya. (bani)

Related posts