Februari, Kontrak Adhi Karya Rp 1,3 Triliun

Hingga akhir Februari 2015, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meraih kontrak baru senilai Rp1,3 triiun dari beberapa proyek swasta hingga BUMN,”Proyek Adhi Karya di kontribusi besar oleh proyek gedung sebesar 77% yang mayoritas didapatkan melalui anak perseroan yaitu Adhi Persada Gedung,”kata Corporate Secretary ADHI, Ki Syahgolang Permata dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, proyek gedung banyak di peroleh melalui entitas anak perseoran. Proyek tesebut, antara lain Apartemen BKTum, Bekasi Barat senilai Rp437,1 miliar. Selain itu, proyek Apartemen Centro Bogor mengontribusi perolehan kontrak senilai Rp204,5 miliar, dan sebanyak 13% diperoleh dari proyek infrastruktur lainnya. Sementara 20% sisanya merupakan proyek pembangunan jalan dan jemabatan.

Kata Ki Syahgolang, pada kategori sumber dana, realisasi kontrak baru dominan terdiri dari swasta lainnya sebanyak 64%, BUMN sebesar 18%, sementara proyek pemerintah tercatat 18%. Sementara sepanjang tahun ini, perusahaan menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp15,2 triliun, yang akan dikontribusi besar oleh lini bisnis jasa konstruksi senilai Rp12,5 triliun dan bisnis properti realti sebesar Rp1,7 triliun,”Untuk proyek engineering, procrutment and construction (EPC) di targetkan sebesar Rp460,1 miliar, dan lini bisnis precast concrete Rp479,6 miliar,” ujarnya.

Sedangkan dari jenis pekerjaan, proyek gedung diproyeksikan akan menyumbang sebanyak 39%, jalan dan jembatan sebesar 31% dan sisanya adalah proyek infrastruktur lainnya. Di sisi lain, perseroan juga menargetkan pendaptan pada tahun 2015 sebesar Rp13,2 triliun, dan laba bersih di tahun ini sebesar Rp440,1 miliar,”Total perolehan laba bersih akan di kontribusi sebesar 66,6% dari anak usaha perseroan, melalui pengembangan bisnis properti realti,” tandasnya. (bani)

Related posts