Risiko Kredit Perbankan Relatif Rendah

NERACA

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan risiko kredit perbankan secara umum masih relatif rendah. "Risiko kredit perbankan secara umum rendah, dengan NPL gross dan Nett per Januari 2015 masing-masing 2,23% dan 1,15%," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad, di Jakarta, Selasa (10/3).

Dia menambahkan, untuk "non-performing financing" (NPF) juga relatif rendah, meskipun menunjukkan sedikit peningkatan dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Untuk itu, OJK akan terus melakukan pemantauan mengingat masih tingginya suku bunga perbankan yang dikhawatirkan akan berdampak pada level NPF tersebut.

Selain itu OJK juga menjelaskan risiko likuiditas jasa keuangan seperti industri perbankan, perasuransian, dan pasar modal berada pada level yang relatif baik.

"Alat likuid yang dimiliki perbankan masih memadai untuk mengantisipasi penarikan dana dari pihak ketiga, dengan beberapa rasio yang menunjukan perbaikan," tutur Muliaman, menambahkan.

Dia menjelaskan saat ini OJK tengah memantau rasio antara lain alat likuid dibandingkan dengan "non-core deposit" (NCD) dan alat likuid dibandingkan dengan total dana pihak ketiga.

Muliaman juga memaparkan, dari hasil pemantauan OJK diketahui bahwa angka rasio tersebut jauh di atas "threshold" (batas aman).

"'Threshold'-nya masing-masing 50% dan 10% tetapi angka yang kita dapat mencapai 80% dan 18%," ucap Muliaman, menuturkan.

Secara umum, Muliaman menyimpulkan bahwa saat ini kondisi likuiditas bank sedang mengalami perbaikan, terutama sejak triwulan IV 2014. [ant]

BERITA TERKAIT

Serapan Dana Ketahanan Pangan Sumsel Masih Rendah

Serapan Dana Ketahanan Pangan Sumsel Masih Rendah NERACA Palembang - Serapan dana ketahanan pangan di Sumatera Selatan (Sumsel) terbilang masih…

Literasi Keuangan Dinilai Masih Rendah

      NERACA   Jakarta - Asosiasi Teknologi Finansial atau Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) mengatakan literasi keuangan masyarakat di…

Pertumbuhan Kredit Juni Double Digit

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan penyaluran kredit perbankan pada Juni 2018 masih di…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank Belum Penuhi Rasio Kredit UMKM

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat sekitar 20 persen dari total bank umum domestik belum…

LPDB Sederhanakan Persyaratan Pengajuan Pinjaman Dana Bergulir

  NERACA   Tangerang - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyederhanakan kriteria dan…

Pembiayaan BTPN Syariah Tumbuh 19,1%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN Syariah) hingga akhir Juni 2018 membukukan pembiayaan…