PNM Berbagi Tips Sukses Jadi Pengusaha - Padang, Sumatera Barat

NERACA

Padang - Sukses mengadakan pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) bulan lau, PNM melalui cabang Padang pada bulan ini kembali mengadakan kegiatan serupa bagi nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) klaster Bukit Tinggi. Diikuti oleh sekitar 100 nasabah binaan PNM, Kegiatan pelatihan yang dipadukan dengan Temu Bisnis (Silahturahim) kali ini mengambil Tema “Rahasia Menjadi Pengusaha Yang Sukses dan Mulia”.

Istimewanya kegiatan kali ini masih merupakan rangkaian dari kegiatan kunjungan kerja Komis VI DPR –RI pada masa Reses II, dihadiri oleh Refrizal, Anggota Komisi VI DPR-RI yang memang termasuk membidangi Sektor Koperasi & UMKM serta BUMN. Dalam kesempatan ini juga antara pelaku UMK dan legislator akan berbagi kiat dan pengalaman usahanya, serta tentunya dibarengi dengan mendengarkan dan mencatat aspirasi dan kondisi para pelaku UMK untuk menjadi bahasannya di Komisi VI DPR RI.

Pemimpin PNM Cabang Padang Budhi Setiawan, menuturkan aktivitas pelatihan ini diberikan secara cuma-cuma yang merupakan salah satu kelebihan dan keunikan PNM dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya. Pelatihan ini telah diselenggarkan di 26 Kantor Cabang PNM di seluruh Indonesia, dan akan terus dilaksanakan dan dikembangkan sehingga semakin banyak pelaku UMK yang mendapatkan pembinaan.

Materi yang akan diberikan kepada peserta kali ini meliputi keterampilan manajemen, membangun hubungan dengan pihak lain, hingga teknik pemasaran. Pelaku UMK pada umumnya kurang mampu atau bahkan tidak menerapkan manajemen usaha yang baik sehingga usaha yang dijalankan tidak efektif dan efisien.

Menurut Budhi, pelatihan ini dimaksudkan agar para nasabah UMK yang telah mendapatkan pembiayaan dari ULaMM, mampu memanfaatkan pembiayaan itu secara optimal, sehingga usahanya bisa maju dan berkembang. Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta akan lebih terbuka wawasannya dalam melihat berbagai peluang serta kiat-kiat untuk mengembangkan usahanya. “Mereka juga diharapkan mampu mengenali potensi dirinya sebagai modal utama sebagai seorang pengusaha. Selain itu juga diberikan beberapa petunjuk praktis mengenai pelayanan kepada para nasabah dan pelanggannya,” kata dia, di Padang, Sumatera Barat, Senin (9/3).

sementara itu, Direktur Bisnis I PNM, M. Lukman Rizal mengatakan sekarang aktivitas pembiayaan lebih kami intensifkan melalui ULaMM, yang merupakan ujung tombak layanan PNM di pusat-pusat kegiatan pelaku UMKM. Hingga saat ini jumlah kantor layanan UlaMM kami berjumlah 587 unit yang tersebar di 27 provinsi, 295 kabupaten dan menjangkau hampir 3000 kecamatan.

Lukman berharap aktivitas pembiayaan dan pembinaan oleh PNM dapat membuat pelaku UMKM di kota Padang dan sekitarnya bisa lebih maju dan berkembang, sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, dan mengembangkan ekonomi lokal.

“Setelah pelatihan, pihak PNM akan terus melakukan pemantauan atas perkembangan usaha para nasabah, serta memberikan bimbingan dan jasa konsultasi sesuai kebutuhan, baik menyangkut manajemen usaha, teknis produksi, administrasi keuangan, maupun pemasaran dan promosi usaha. Sedangkan untuk pembiayaan, pihak PNM selalu siap membantu sesuai dengan tingkat kebutuhan dan perkembangan usahanya, yang dilakukan melalui ULaMM,” ujarnya.

Dengan hadirnya wakil rakyat yang sudah mengenal daerah sekitar, diharapkan akan menjadi kesempatan yang seluas-luasnya bagi pelaku UMK yang merupakan nasabah PNM dan calon nasabah untuk dapat menyampaikan aspirasinya mengenai perkembangan dan permasalahan yang dihadapi oleh UMK. Pemberdayaan koperasi dan UMK tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah melainkan harus ada sinergi yang kuat dan kerja sama lintas sektoral dengan seluruh pihak terkait.

Sebagai informasi tambahan, Budhi mengungkapkan, PNM Cabang Padang saat ini membawahi operasional bisnis melalui 3 klaster yaitu, Bukit Tinggi, Dharmasraya, dan Padang. Dengan dibantu 16 Unit Layanan Modal Mikro, sepanjang 2014 cabang Padang berhasil mencatatkan pembiayaan kumulatif Rp400 miliar yang berhasil dimafaatkan oleh 5.506 nasabah binaan. [mohar]

Related posts