BFI Finance Rencanakan Buyback Saham

Perusahaan pembiayaan kendaraan, PT BFI Finance Tbk (BFIN) bakal melakukan pembelian kembali saham (buyback). Perseroan telah menyiapkan dana Rp 341 miliar untuk melangsungkan transaksi tersebut. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Presiden Direktur BFI Finance, Fancis Lay Sioe Ho mengatakan, pihaknya berencana melakukan buyback saham sebanyak-banyaknya sebesar 10% dari seluruh jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan atau 154.99 juta saham.

Francis mengungkapkan transaksi tersebut merupakan komitmen perseroan untuk meningkatkan nilai pemegang saham dengan mengembalikan kelebihan arus kas bebas (excess free cash flow) kepada para pemegang saham.

Hal ini mengingat harga perdagangan saham BFI Finance dinilai belum mencerminkan kondisi fundamental keuangan yang solid (undervalued). Diharapkan, pasca-buyback manajemen permodalan perseroan akan meningkat. Sehingga dapat mendongkrak nilai laba bersih per saham (earnings per share/EPS).

Lebih lanjut, rencana buyback akan dibahas dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar pada 15 April 2015. “Jika disetujui oleh para pemegang saham, buyback akan dilakukan pada masa periode 18 bulan setelah RUPSLB,” ungkap Francis.

Nantinya, perseroan berencana menyimpan saham yang telah dibeli kembali sebagai treasury stock. Kendati demikian, perseroan dapat melakukan peralihan dengan menjualnya baik di Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, ditarik kembali dengan cara pengurangan modal, melaksanakan konversi efek bersifat ekuitas, ataupun dialihkan untuk keperluan pendanaan. (bani)

Related posts