PROYEK PEMPROV JABAR ITU TERANCAM GAGAL Pemkot Sukabumi Bentuk Tim Adhoc Proyek Jalan Lingsel

NERACA

Sukabumi – Pemerintah Kota Sukabumi, akhirnya membentuk tim adhoc untuk memperlancar proses pembangunan jalan lingkar selatan (lingsel) Segmen I. Proyek jalan Lingsel (seluruhnya 3 segmen) senilai Rp 70,7 miliar lebih itu, terancam gagal akibat munculnya berbagai masalah di antaranya masalah ganti rugi tanah dan proses lelang. Proyek yang didanai APBD Provinsi Jawa Barat itu, seharusnya selesai tahun lalu (2010).

“Dibentuknya tim adhoc tersebut untuk menanggulangi segala permasalahan yang menyangkut teknis. Selain itu juga, tim adhoc ini fungsinya untuk memediasi antara pelaksana proyek pembangunan dengan masyarakat,”jelas Kepala Bappeda Kota Sukabumi Hanafi Zein usai menghadiri rapat koordinasi pembangunan jalan lingkar selatan di Ruang Oproom Balaikota Sukabumi, Rabu (14/9).

Proyek pembangunan ruas jalan lingkar selatan (lingsel) Segmen I yang menghubungkan wilayah Cibolang Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi sampai Jl. Pelabuhan II Wilayah Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi sepanjang 6,9 km. Nilai proyek itu seluruhnya (Segmen I – 3) mencapai Rp 70,7 miliar. Adapun tim adhoc yang akan dibentuk Pemerintah Kota Sukabumi itu terdiri dari unsur Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, dan dinas terkait lainnya.

Acara rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Walikota Sukabumi H.M.Muslikh Abdussyukur tersebut hadir pula Kabid Pembangunan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Slamet Hermanto, Kepala Balai Pemeliharaan Jalan (BPJ) Wilayah II Sukabumi Yeyet Hudayat, Kapolres Sukabumi Kota AKBP, Anwar serta seluruh kepala dinas terkait.

Ketika disinggung mengenai terhambatnya dengan pembebasan lahan yang masih dimiliki oleh 3 warga yang berada di Wilayah Kecamatan Cibeureum yang berada di lintasan jalur lingsel, dijelaskan Hanafi, tentunya juga menjadi tugas tim adhoc nanti untuk menjadi mediasi mencarikan solusi terbaiknya seperti apa.

Sementara itu Kabid Pembangunan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Slamet Hermanto mengatakan, jumlah anggaran untuk pekerjaan segmen 1 Cibolang - Jl. Pelabuhan II sepanjang 6,9 km sebesar Rp. 70,7 miliar dengan waktu pelaksanaan 500 hari.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) II Sukabumi, Yeyet Hidayat dalam keterangannya kepada Neraca, Juli lalu mengunkapkan, proyek pembangunan jalur jalan Linsel itu adalah murni proyek dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Oleh karena itu, dananyapun diambil dari APBD 2010 Provinsi Jabar.

BERITA TERKAIT

KLHK Sosialisasi Gerakan Bersih Cuci Tangan, Bagikan Sabun, dan Penyemprotan Disinfektan - Peduli Covid-19

KLHK Sosialisasi Gerakan Bersih Cuci Tangan, Bagikan Sabun, dan Penyemprotan Disinfektan Peduli Covid-19 NERACA Jakarta - Kolaborasi seluruh eleman masyarakat…

Strategi Jitu KSP KUD Mintorogo Demak Hadapi Covid-19

Strategi Jitu KSP KUD Mintorogo Demak Hadapi Covid-19 NERACA Jakarta - Di tengah merebaknya wabah Corona Virus Disease (Covid-19) yang…

RS Darurat Wisma Atlet Siapkan 32 Unit Hunian

Jakarta-Brigjen TNI Dr. Agung H selaku Dansatgas  Kesehatan Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet Kemayoran-Jakpus, memberikan keterangan pers pada Jum'at…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Produsen Kosmetik MS Glow Gelontorkan Rp 2 Miliar Bantu Atasi Virus Corona

Produsen Kosmetik MS Glow Gelontorkan Rp 2 Miliar Bantu Atasi Virus Corona NERACA Jakarta - Wabah pandemi virus Corona (Covid-19)…

Epson Rilis 2 Printer Textile Dye-Sublimation

Epson Rilis 2 Printer Textile Dye-Sublimation  NERACA Jakarta – PT Epson Indonesia meluncurkan dua buah printer Textile Dye-Sublimasi 64", yaitu…

#JANGAN MUDIK#

   #MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama bertajuk “Jangan Mudik” pada Minggu (29/3) pagi ini. Kampanye besar kedua ini dilakukan…