OJK Genjot Investor Lokal di Manado

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong masyarakat untuk mulai berinvestasi di pasar modal hanya dengan saham awal Rp100.000,”Program Reksadanaku dan Sahamku hanya Rp100.000, akan terus kami dorong sehingga masyarakat bisa menjadi investor di pasar modal," kata Kepala OJK Sulawesi Utara (Sulut), Gorontalo dan Maluku Utara, Purnama Jaya, di Manado, Kamis (5/3).

Dia mengatakan dunia pasar modal sering kali dibayangkan dunianya orang yang memiliki uang banyak. Namun saat ini hanya dengan Rp100.000 bisa berinvestasi di pasar modal,”Mereka bisa bertransaksi saham secara langsung maupun melalui reksadanaku dan sahamku," katanya.

Program ini juga bertujuan meningkatkan jumlah investor lokal dan nilai kepemilikan sahamnya. Kedua produk tersebut, OJK berharap dapat menarik investor baru ke pasar modal. "Kita tidak ada target pasti, tapi yang penting sebanyak-banyaknya," tegasnya.

Secara umum, target jangka panjang adalah mencapai jumlah investor sedikitnya satu persen dari jumlah penduduk Indonesia. Dengan jumlah itu, OJK ingin menyeimbangkan investor lokal dan asing dalam nilai investasi. Masyarakat kelas menengah Indonesia sering diidentifikasi sebagai kelompok masyarakat yang konsumtif dalam pemenuhan gaya hidupnya, termasuk dalam hal pilihan investasinya.

Mereka lanjutnya, memiliki permintaan yang cukup besar akan kebutuhan berinvestasi, tapi di sisi lain, pengetahuan mengenai berinvestasi di sektor jasa keuangan, khususnya di pasar modal, masih minim. Sementara itu, dalam lingkup yang lebih kecil, kelompok pelajar dan mahasiswa juga merupakan calon investor potensial. Karena itu, ke depan kelompok ini diharapkan akan menjadi bagian dari kelompok masyarakat kelas menengah baru.

Melihat kenyataan bahwa tingkat literasi mereka terhadap pasar modal Indonesia yang masih sangat kecil, OJK harus membekali mereka dengan pengetahuan mengenai keuangan, khususnya pasar modal, sejak dini. Oleh karena itu, tambahnya, budaya menabung dan berinvestasi akan menjadi kebiasaan yang terus melekat dalam kehidupan sehari-hari. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

BEI Beri Edukasi Finalis Aban None Jakarta - Dorong Antusiasme Investor Muda

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal dari kalangan anak muda terus dilakukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan…

Implementasi T+2 Berlaku November - Genjot Transaksi Saham

NERACA Jakarta- Semangat inovasi untuk melakukan kemudahan dalam bertransaksi terus dilakukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Teranyar, BEI siap menerapkan…

Skema KPBU Banyak Diminati Investor

      NERACA   Jakarta - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut minat investor cukup tinggi untuk proyek dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tingkatkan Kualitas Pasar Modal - Bursa Efek Rilis 12 Program Prioritas

NERACA Jakarta – Dalam rangka meningkatkan daya saing industri pasar modal dan juga memacu pertumbuhan transaksi saham serta kemudahan bagi…

Laju IHSG Sepekan Kemarin Terkoreksi 1,20%

NERACA Jakarta - Laju indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin mengalami koreksi sebesar 1,20% menjadi 5.872,78 poin dari 5.944,07…

Cari Modal Danai Jalan Tol - Lagi, Jasa Marga Bakal Rilis RDPT Rp 1,55 Triliun

NERACA Jakarta – Besarnya kebutuhan dana pembangunan beberapa ruas jalan tol,  mendorong PT Jasa Marga Tbk (Persero) atau JSMR disibukkan…