Pasar Limbangan Garut Direvitalisasi

Pemkab Garut akan merevitalisasi pasar tradisional guna mempertahankan dan meningkatkan eksistensi pasar tradisional. Salah satunya berada di utara Garut, tepatnya di Kecamatan Balubur Limbangan. Pemkab menunjuk PT Elva Primandiri sebagai pengembang revitalisasi pasar.

Dirut PT Elva Primandiri, Elva Waniza mengatakan, revitalisasi pasar Limbangan meliputi pembenahan fisik, penataan kebersihan, keamanan, kenyamanan, keindahan serta tata kelola pasar, sejalan dengan konsep pasar tradisional bersih, sehat, nyaman, dan representative,”Sedikitnya ada 1.200 kios dan los yang disediakan bagi pedagang existing dan lainnya 3 lantai,”ujarnya di Garut kemarin.

Dari sisi tata letak pedagang, ia bakal mencontoh Pasar Baru Bandung, yakni semua lantai laku. Dia juga menyiapkan jalan untuk belanja yang seimbang dengan jumlah kios, dan memperhatikan estetikanya.

Dari sisi kesehatan dan kenyamanan, pengembang pun mengolah air limbah melalui biotech agar tidak bau serta menyediakan truk yang selalu buat mengangkut sampah setiap hari,”Ditargetkan Pasar Limbangan selesai setelah Idul Fitri 2015,'' kata Elva.

Nantinya, jelas dia, kios dagang dibanderol dengan harga terjangkau yakni Rp9,5 juta dan los Rp6,5 juta per meter persegi. ''Harga itu relatif terjangkau bagi pedagang eksisting yang sudah punya surat izin kepemilikan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Garut atau Surat Keterangan Usaha dari UPTD Pasar,'' ujar Elva.

Dirinya berharap, revitalisasi pasar tradisional yang menjual segala macam kebutuhan masyarakat dengan kemasan modern itu bisa menghadang laju pasar modern yang terus semakin mengganggu pengusaha kecil. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemerintah Dorong Perusahaan Starup IPO - Ramaikan Industri Pasar Modal

NERACA Jakarta – Geliat pertumbuhan industri pasar modal belum dioptimalkan betul perusahaan starup di dalam negeri. Pasalnya, bisa dihitung dengan…

Danareksa Rilis Dua Produk Reksadana Syariah - Optimalkan Pasar Modal Syariah

NERACA Jakarta – Mengoptimalkan industri pasar modal syariah yang belum digarap secara optimal, khususnya industri reksadana syariah, PT Danareksa Investment…

Investasi Reksadana Masih Menjadi Pilihan - Kondisi Pasar Bergejolak

NERACA Jakarta – Sentimen negatif dari terkoreksinya nilai tukar rupiah mempengaruhi pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) dan imbasnya, nilai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rencana Perubahan Lot Saham - APEI: Perlu Ada Kesiapan Anggota Bursa

NERACA Jakarta – Rencana direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi bersama tim menurunkan jumlah satu lot jadi…

Pacu Nilai Tambah di Sektor Hilir - MGRO Bangun Pabrik Senilai Rp 330 Miliar

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar dari IPO, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) akan berinvetasi sebesar Rp 330 miliar membangun…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - NFC Indonesia Buka Peluang Untuk Akuisisi

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) langsung dibuka menguat 49,73% pada…