BRI Siap Dukung Program KUR

NERACA

Dalam rangka pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKM-K), penciptaan lapangan kerja, dan penanggulangan kemiskinan, Pemerintah menerbitkan Paket Kebijakan yang bertujuan meningkatkan Sektor Riil dan memberdayakan UMKM-K melalui penjaminan kredit melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sebagai salah satu dari tiga bank yang ditunjuk Pemerintah, Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengaku siap untuk menjadi salah satu bank penyalur program kredit usaha rakyat (KUR). Dengan persiapan infrastruktur yang matang, BRI mengkalaim sebagai bank dengan tingkat penyaluran tertinggi kredit mikro, termasuk KUR.

Ya, selama ini kinerja BRI terbukti sangat baik dalam menyalurkan KUR. Selain volume penyaluran KUR kami yang terbesar, tingkat rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) BRI memang masih rendah selama ini.

Seperti diketahui, ekspansi kredit PT Bank Rakyat Indonesia Tbk ke sektor keuangan mikro semakin membaik dari tahun ke tahun. Sejak 2010 hingga 2014, perseroan selalu berhasil meningkatkan penyaluran KUR.

Pada 2010, BRI berhasil menyalurkan KUR kepada 3,7 juta nasabah. Pada tahun berikutnya berhasil menyalurkan kepada 5,4 juta nasabah atau naik sekitar 1,7 juta nasabah. Sedangkan tahun 2012 meningkat kembali menjadi 7,1 juta nasabah, lalu tutup tahun 2013 nasabah KUR sudah tembus 9,3 juta debitur.

Realisasi KUR BRI juga selalu melampaui target yang diberikan Pemerintah. Tahun 2010, dari target Rp 6,2 triliun, BRI berhasil menyalurkan KUR Rp 9,1 triliun. Demikian juga pada tahun 2011, Pemerintah menargetkan Rp 10 triliun, namun realisasinya bisa mencapai Rp 16,8 triliun.

Tahun 2012, dari target Rp 15 triliun, BRI berhasil merealisasikan Rp 19,8 triliun. Dan pada tahun 2013 realisasi KUR BRI mencapai Rp 27,7 triliun, dari target awal tahun hanya Rp 19 triliun.

Dan di akhir 2014, jumlah KUR yang disalurkan BRI sebesar Rp 117 triliun. Terdiri atas KUR Ritel sebesar Rp 20,74 triliun dengan debitur 117.950 orang. Disertai KUR Mikro sebesar Rp 96,26 triliun dengan debitur 11.431.420 orang.

Tak sekedar ekspansi, BRI juga sukses melakukan pembinaan dan meningkatkan kualitas debitur. Hal itu terlihat dari migrasi pelaku usaha KUR yang terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. “Nasabah KUR BRI yang semula tidak bankable dan menyandang status pengusaha pemula dan mikro, kini berbondong-bondong naik kelas menjadi nasabah komersil,

BERITA TERKAIT

Produk Atlet Nabung Saham Dirilis di Pasar - Dukung Atlet Melek Investasi

NERACA Jakarta –PT MNC Sekuritas menilai program atlet nabung saham bisa menjadi investasi jangka panjang bagi para olahragawan di Tanah…

Trakindo Siap Wujudkan Sinergi Tripusat Pendidikan - Dukung Penguatan Pendidikan Karakter

Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi mendorong hadirnya era baru yaitu revolusi industri 4.0. Berbagai langkah pun dihadirkan pemerintah guna menghadapi…

Pemerintah Indonesia Vs Freeport - Oleh : Edy Mulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Negosiasi pemerintah Indonesia dengan Freeport masih terus berjalan sangat alot. Dalam hal ini pemerintah harus kuat dan jangan mengalah dengan…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…