Toyota Tanam Ratusan Ribu Bakau di Pantura

NERACA

Isu perubahan iklim tetap menjadi prioritas utama perusahaan dalam menjalankan program corporate social responsibility (CSR) mereka. Ya, pemanasan global memang sangat berkait dengan aktivitas perusahaan.Bukti-bukti terbaru juga menimbulkan interpretasi bahwa dampak perubahan iklim akan lebih parah daripada yang diramalkan sebelumnya.

Berkontribusi untuk menjaga lingkungan dalam kerangkaglobal warming, PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesian (TMMIN) telah lama melakukan langkah-langkah konkret dalam mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca. Program-program seperti reforestasi dan konservasi hutan dan pembelian offset karbon merupakan langkah-langkah yang biasa dilakukan perusahaan dalam program sosialnya.

Belum lama ini, TMMIN bersama dengan perusahaan pemasok lokal yang tergabung dalam Toyota Manufacturers Club (TMClub) menanam lebih dari 230.000 pohon bakau di Pantai Utara Kabupaten Karawang. Penanaman yang berlokasi di sepanjang Pantai Tanjung Baru yang berlokasi di Desa Pasir Jaya Kecamatan Cilamaya Kulon ini merupakan bagian dari program Hutan Toyota atau Toyota Forest. Dengan penanaman ini, Grup Toyota di Indonesia telah menanam lebih dari 700.000 pohon bakau di Pantai Utara Jawa sejak tahun 2012 termasuk di Kepulauan Seribu, Bekasi, dan Karawang, Jawa Barat.

"Kami di Toyota Indonesia berkomitmen untuk terus-menerus berupaya keras melakukan aktivitas-aktivitas yang memberikan kontribusi dan dampak positif bagi bangsa Indonesia sebagaimana terpapar dalam filosofi “Toyota Berbagi” kami, salah satunya adalah dengan penanaman pohon bakau ini," kata Wakil Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono dalam keterangan persnya kepada Neraca

Dia berharap penanaman pohon bakau dapat memberikan manfaat nyata yang baik bagi penduduk di sekitar lokasi penanaman serta dapat menginspirasi upaya konservasi hutan bakau yang lebih besar lagi di Indonesia sehingga dapat bersama-sama menyumbang dalam upaya menekan laju perubahan iklim.

Seperti diketahui, Hutan bakau memiliki fungsi dan manfaat yang sangat penting bagi ekosistem hutan, air dan alam sekitarnya. Secara Biologi hutan mangrove berfungsi dan bermanfaat sebagai tempat hidup biota laut, sumber bahan organik sebagai sumber pakan konsumen pertama, yang selanjutnya menjadi sumber makanan bagi konsumen di atasnya dalam siklus rantai makanan dalam suatu ekosistem, dan tempat hidup berbagai satwa liar.

Selain itu, hutan bakau juga dapat membantu mengurangi abrasi pantai serta mendukung biodiversitas laut yang kaya dan melimpah yang dapat memberikan sumbangan nyata bagi masyarakat sekitar.

Sebelumnya, Toyota juga telah melakukan aktivitas serupa seperti pembangunan “Toyota Forest” seluas 18 hektar di area Pabrik Karawang TMMIN di tahun 2002, mendukung program reboisasi dan konservasi pantai berkerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal di Sragen dan Purworejo – Jawa Tengah serta Bantul – Jogjakarta di tahun 2003 dan 2004 hingga melaksanakan program Toyota Eco Youth.

Related posts