Provident Agro Suntik Modal Anak Usaha

Perusahaan perkebunan sawit, PT Provident Agro Tbk (PALM) memberi pinjaman anak usahanya PT Sumatera Candi Kencana sebesar Rp 200 miliar. Dananya hasil patungan perseroan dengan PT Nakau dan PT Transpacific Agro Industry.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, Direktur Provident Agro, Devin Antonio Ridwan mengatakan, pinjaman tersebut akan jatuh tempo 20 Oktober 2015, tidak memiliki bunga. "Pinjaman ini dapat diperpanjang kembali berdasarkan perjanjian tertulis sesuai syarat dan ketentuan dalam perjanjian pinjaman,”kata Devin.

Dia mengatakan, pinjaman tersebut telah ditandatangani sejak 20 Oktober 2014 lalu. "Semua pihak sudah setuju untuk memberi pinjaman ke Sumatera Candi Kencana," kata dia. Sekedar informasi, Provident Agro memegang 50% kepemilikan saham di Sumatera Candi Kencana. Kemudian, PT Nakau sebesar 48 persen dan sisanya 2% dimiliki PT Transpasific Agro Industry. Adapun Nakau dan Transpasific Agro merupakan anak usaha Provident Agro.

Mengacu porsi kepemilikan saham di Sumatera Candi Kencana, Provident Agro menyuntikkan dana Rp 100 miliar, Nakau Rp 96 miliar, dan Transpasific Agro Industry Rp 4 miliar. Sumatera Candi Kencana merupakan perusahaan perkebunan yang beroperasi di Sumatera Selatan. Kemudian, Nakau bergerak di Lampung dan Transpacific Agro Industry di Sumatera Selatan. Adapun Provident Agro merupakan anak usaha dari perusahaan investasi yang dipimpin Sandiaga Uno, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Hingga kuartal III-2014, Provident menyumbang kenaikan laba bersih konsolidasi terhadap Saratoga dari Rp 922 miliar menjadi Rp 2,6 triliun. Adapun pendapatan Saratoga sepanjang Januari-September 2014 tumbuh 105% menjadi Rp 4,7 triliun dari sebelumnya Rp 2,3 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur - Gandeng Binar Academy

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Industri Komponen Minta Kepastian Pasok Kebutuhan Mobil Listrik - Dunia Usaha

NERACA Jakarta -  Perkumpulan Industri Kecil-Menengah Komponen Otomotif (PIKKO) Indonesia meminta Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melibatkan 122 perusahaan kecil anggotanya dalam…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tingkatkan Kualitas Pasar Modal - Bursa Efek Rilis 12 Program Prioritas

NERACA Jakarta – Dalam rangka meningkatkan daya saing industri pasar modal dan juga memacu pertumbuhan transaksi saham serta kemudahan bagi…

Laju IHSG Sepekan Kemarin Terkoreksi 1,20%

NERACA Jakarta - Laju indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin mengalami koreksi sebesar 1,20% menjadi 5.872,78 poin dari 5.944,07…

Cari Modal Danai Jalan Tol - Lagi, Jasa Marga Bakal Rilis RDPT Rp 1,55 Triliun

NERACA Jakarta – Besarnya kebutuhan dana pembangunan beberapa ruas jalan tol,  mendorong PT Jasa Marga Tbk (Persero) atau JSMR disibukkan…