Ramayana Perkuat Kerjasama Ritel Asal Belanda - Incar Penjualan Tumbuh 15%

NERACA

Jakarta – Melewati masa terberat sepanjang tahun lalu dengan penjualan yang stagnan, memacu PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) untuk bekerja keras lagi meningkatkan penjualan. Berbagai macam cara dan strategi pun dilokani untuk mendongkrak kinerja perusahaan dan salah satunya, divisi supermarket perseroan resmi menjadi anggota dari organisasi SPAR Internasional B.V yang berlokasi di Amsterdam, Belanda.

Direktur PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk, Suryanto dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (3/3) mengatakan, perseroan sukses mengembangkan sistem untuk purchasing, warehousing, distribution, marketing dan sales untuk food maupun non-food,”Nantinya SPAR akan memberikan masukan dan jasa kepada perseroan untuk mengembangkan dan meningkatkan kinerja perseroan terutama divisi supermarket,”ungkapnya.

Menurut Suryanto, divisi supermarket perseroan akan mengadakan aktivitas pemasaran bersama SPAR Internasional pada 4 Maret 2015 dalam rangka memperkenalkan branding SPAR di tiga toko. Pada tahap awal akan berada di Supermarket Bogor Trade Mall, Cibitung dan Cibubur.

Sebagai informasi, pendapatan Ramayana Lestari Sentosa mengalami penurunan tipis 1,4% menjadi Rp4,63 triliun di kuartal III-2014, dari posisi sebesar Rp4,70 triliun di kuartal III-2013. Beban pokok turun menjadi sebesar Rp2,97 triliun, dari posisi sebesar Rp2,99 triliun di kuartal III-2013. Laba bruto juga turun menjadi Rp1,66 triliun di kuartal III-2014, dari posisi sebesar Rp1,71 triliun di kuartal III-2013.

Laba usaha turun menjadi Rp332,41 miliar di kuartal III-2014, dari posisi sebesar Rp397,07 miliar. Pendapatan keuangan naik menjadi Rp64,28 miliar, dari posisi sebesar Rp37,17 miliar di kuartal III-2013, sehingga membuat laba sebelum pajak menjadi Rp396,69 miliar di kuartal III-2014, dari posisi sebesar Rp434,24 miliar di kuartal III-2013.

Jika diasumsikan pendapatan RALS Rp 8 triliun hingga akhir tahun 2014 bisa tercapai. Jika mengacu pada angka tersebut, berarti RALS membidik angka penjualan sekitar Rp 9,12 triliun hingga Rp 9,2 triliun tahun 2015. Meskipun tahun lalu, bukan tahun bagi perseroan untuk menggenjot kinerjanya. Namun, manajemen optimistis kinerjanya tahun ini bakal kembali moncer. Bahkan perseroan menargetkan penjualan sepanjang tahun 2015 tumbuh 14% hingga 15%.

Kondisi ekonomi tahun 2015 yang diyakini akan lebih stabil menjadi dasar manajemen untuk memasang target tersebut. Dari sisi internal, RALS juga optimistis kerjasamanya dengan raksasa supermarket asal Belanda, SPAR, akan memberikan dampak yang lebih positif bagi perseroan,”Dengan adanya SPAR, yield per square dari setiap gerai akan lebih besar," pungkas Suryanto. (bani)

Related posts