Pesan WHO: Batasi Anak Gunakan Audio

NERACA

Pihak organisasi kesehatan dunia (WHO) menyarankan para remaja dan orang-orang muda membatasi diri menggunakan perangkat audio yakni kurang dari satu jam, demi menghindari risiko kehilangan pendengaran.

WHO merekomendasikan tingkat paparan suara maksimal yang aman ialah 85 desibel selama delapan jam per harinya. Untuk membantu memantau tingkat suara yang kita dengarkan dalam batas aman atau tidak, saat ini terdapat aplikasi dalam smartphone yang bisa dimanfaatkan.

Para remaja dan anak muda juga disarankan menjaga volume perangkat audio tetap rendah, mengenakan penutup telinga ketika mengunjungi tempat-tempat yang bising serta membatasi waktu berkegiatan di tempat-tempat bising dan terlibat dalam kegiatan bising.

Di samping itu, pemerintah juga dapat berperan mengembangkan dan menerapkan undang-undang ketat yang mengatur tingkat kebisingan. Kemudian, meningkatkan kesadaran akan risiko gangguan pendengaran melalui kampanye informasi publik.

Sementara itu, orang tua, guru dan dokter dapat memainkan peran mendidik kaum muda tentang tingkat suara yang aman.

Data dari WHO baru-baru ini menunjukkan, sekitar 1,1 miliar remaja dan orang dewasa di dunia berisiko kehilangan pendengaran karena penggunaan perangkat audio di luar batas aman, termasuk smartphone dan lingkungan bising.

Hasil analisis WHO pada data penelitian di negara-negara berpenghasilan menengah dan tinggi menunjukkan, 50 persen remaja dan dewasa muda berusia 12-35 tahun, menggunakan perangkat audio secara tidak aman.

Sementara 40 persen dari mereka yang terpapar suara bising di luar batas aman saat berada di tempat-tempat hiburan.

BERITA TERKAIT

SAME Suntik Modal Anak Usaha Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pengelola rumah sakit Omni Hospital, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) belum lama ini memberikan dana…

Disperindag Lebak Bolehkan UMKM Gunakan Elpiji Bersubsidi

Disperindag Lebak Bolehkan UMKM Gunakan Elpiji Bersubsidi NERACA Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Banten, memperbolehkan pelaku…

Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kota Sukabumi Menurun - Setiap Tahun

Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kota Sukabumi Menurun Setiap Tahun NERACA Sukabumi - Kasus kekerasan terhadap anak di Kota…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Kekurangan Vitamin D Bisa Bikin Tubuh Jadi Obesitas

Kekurangan vitamin D ternyata tak hanya berdampak bagi tulang atau gigi. Penelitian terbaru juga menemukan hubungan kekurangan vitamin D dengan…

Ini Alasan Kenapa Makan Cokelat Bikin Orang Bahagia

Di sore hari yang memusingkan, segelas cokelat panas bisa membantu melepaskan segala kepenatan yang mengganggu pikiran. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa…

Menguak Mitos Seks Populer

Tiap orang tumbuh dalam budaya yang mengajarkan hal-hal berbeda mengenai seksualitas. Selain belajar tentang seks dari lingkungan dan keluarga, banyak…