Potensi Pasar Busana Muslim Menggiurkan

NERACA

Jakarta – Meski berbagai brand busana muslim bermunculan, potensi pasar di segmen ini dinilai masih sangat menggiurkan dan akan terus bertumbuh dalam beberapa tahun ke depan. “Fenomena menguatnya kelas menengah muslim di Indonesia, merupakan potensi pasar yang perlu digarap serius. Keke Busana, menangkap peluang tersebut dengan tidak hanya mengeluarkan produk-produk busana muslim berkualitas, tetapi juga dibarengi dengan praktik bisnis yang sarat dengan nilai-nilai spiritual,” kata CEO Keke Busana Rendy Saputra pada peluncuran dan bedah buku Dua Kodi Kartika pada ajang Islamic Book Fair (IBF) 2015, di Istora Senayan, kemarin.

Bahkan, kata Rendy, pertumbuhan tidak hanya terjadi di lini busana melainkan industri terkait seperti kosmetika bahkan dunia hiburan seperti film. “Yang kami rasakan, growing mulai terjadi pada 2006, dan saya yakin akan terus berlangsung dalam beberapa tahun ke depan,” ujarnya.

Rendy mengatakan, pertumbuhan bisnis Keke Busana pada 2014 mencapai 34% pada 2014 dibandingkan tahun sebelumnya. Karenannya, dia merasa saat ini belum perlu mengejar pangsa pasar di luar negeri. “Pasar dalam negeri saja masih sangat menjanjikan, ini harus digarap serius dan maksimal sebelum direbut brand asing,” kata Rendy.

Salah satu cara kreatif yang dilakukan Rendy untuk lebih mengenalkan Kiki Busana adalah melalui buku. “Buku yang berjudul Dua Kodi Kartika berisi 40 kisah pembelajaran hidup dimana di dalamnya banyak pemahaman hidup yang layak diteladani dan banyak juga nilai-nilai bisnis yang perlu di contoh sebagai cara benar jadi pengusaha,” kata Rendy.

Rendy mengatakan, buku setebal 282 halaman ini berisi kisah yang sarat dengan falsafah hidup dari pendiri Keke Busana, Ika Kartika, dan juga kisah-kisah di dalamnya sarat pemelajaran bisnis. “Ini sangat bermanfaat bagi yang sedang memulai, menjalani atau bahkan berada di titik pertumbuhan bisnis,” ujar Rendy yang juga penulis buku tersebut.

Ika Kartika mengembangkan usahanya, pada 1996 berawal dari 2 kodi baju dengan hanya 2 model. Namun dalam kurun waktu 8 tahun, dengan kegigihan dan kerja kerasnya, produksi KeKe Busana mencapai 300.000 busana muslim dengan jaringan distribusi yang telah tersebar di seluruh Indonesia, dengan segmentasi 70% busana untuk anak-anak, 20% untuk dewasa wanita, dan 10% untuk dewasa pria.

BERITA TERKAIT

Potensi Global US$88 Miliar, Ekspor Komponen Pesawat akan Dipacu - Kebijakan Publik

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan daya saing industri nasional agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas sehingga kompetitif…

Pemda Kabupaten Sukabumi Diminta Lakukan Operasi Pasar

Pemda Kabupaten Sukabumi Diminta Lakukan Operasi Pasar NERACA Sukabumi – Elemen masyarakat meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi, untuk melakukan…

Fasilitas PD Pasar Jaya Jatinegara Tidak Bagus

Entah mengapa fasilitas di PD Pasar Jaya Jatinegara sepertinya ada tindakan pembiaran atas fasilitas umum seperti eskalator tidak berfungsi dan…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Perlu Dalami Permasalahan Pasokan Telur Ayam

NERACA Jakarta – Pemerintah perlu benar-benar mendalami berbagai hal yang terkait dengan permasalahan berkurangnya pasokan telur ayam ke berbagai daerah…

Kebijakan Publik - Potensi Global US$88 Miliar, Ekspor Komponen Pesawat akan Dipacu

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan daya saing industri nasional agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas sehingga kompetitif…

Niaga Internasional - Naik 18 Persen, Industri Manufaktur Kerek Ekspor RI ke Australia

NERACA Jakarta – Industri manufaktur berperan besar dalam mendongkrak peningkatan nilai ekspor Indonesia, salah satunya ke negara tujuan seperti Australia.…