CIMB Niaga Serahkan Bantuan kepada Dua Yayasan

NERACA

Jakarta - Sebagai bentuk akuntabilitas program Ayo Menabung dan Berbagi (AMDB) 2014, sekaligus menandai berakhirnya pelaksanaan program ini sepanjang tahun lalu, PT Bank CIMB Niaga Tbk menyerahkan total dana sebesar Rp300 juta kepada Indonesia Heritage Foundation dan Yayasan Kick Andy. Dana tersebut merupakan hasil dari penggalangan bantuan masyarakat yang dikumpulkan melalui rekening khusus AMDB 2014.

Indonesia Heritage Foundation melalui program Sekolah Benih Bangsa akan menggunakan dana tersebut untuk pelatihan, pembinaan dan pendampingan guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) guna integrasi proses pendidikan karakter anak-anak Indonesia. Sedangkan Yayasan Kick Andy memanfaatkan dana tersebut untuk membantu program pendidikan anak Indonesia.

Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga Lidya Wulan Tumbelaka mengatakan, program AMDB yang dilaksanakan rutin setiap tahun sejak 2011 merupakan implementasi salah satu pilar kegiatan corporate social responsibility (CSR) CIMB Niaga, yaitu pendidikan. Program ini juga menjadi bentuk sinergi kegiatan CSR dengan unit bisnis di CIMB Niaga untuk meningkatkan kesadaran stakeholders dalam kebiasaan menabung dan berbagi sejak usia dini.

“Sepanjang tahun lalu, program AMDB telah kami laksanakan di 30 sekolah dasar (SD) yang menjangkau 12 kota di wilayah barat dan timur Indonesia, di antaranya Nangroe Aceh Darussalam dan Jayapura, Papua. Dalam setiap aktivitas AMDB yang secara keseluruhan telah diikuti 3.702 siswa-siswi SD pada 2014, terdapat tiga kegiatan utama yaitu Kit for Kids, video games ‘run banking run’, dan mini banking role play. Program ini juga melibatkan sejumlah stakeholders, seperti pemberian bantuan buku-buku pengetahuan, penggalangan dana rekening AMDB dan penanaman pohon bersama sebagai tanda bukti kepedulian terhadap lingkungan hidup,” jelas Wulan, di Jakarta, Kamis (26/2).

Sebagai pembuka dari rangkaian kegiatan, lanjut Wulan, peserta AMDB mengikuti program edukasi perbankan atau pengenalan produk dan jasa perbankan melalui konsep permainan digital bertajuk run banking run. Dilanjutkan dengan memberi kesempatan kepada anak-anak memperoleh pengalaman perbankan melalui metode mini banking role play yaitu anak-anak diajak melakukan kegiatan perbankan sehari-hari dengan berperan sebagai petugas bank, petugas keamanan, dan nasabah. Sebagai penutup, peserta mengikuti kegiatan Utama Kit for Kids, yaitu aksi penanaman pohon dengan media kaleng sebagai simbol pentingnya menabung atau berinvestasi.

“Sedangkan untuk menumbuhkan semangat berbagi dengan sesama, dilakukan aksi penggalangan dana kepada para siswa melalui rekening khusus program AMDB: 064.01.64927.00.9,” ujar Wulan.

Menurut Wulan, pada tahun ini, AMDB telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya. Dalam kurun waktu tersebut, tercatat 14.866 siswa dari 102 SD di berbagai wilayah Indonesia telah mengikuti program ini. “Kami berharap, ke depannya akan semakin banyak lagi siswa-siswi SD bahkan SMP, SMA, hingga perguruan tinggi dapat mengikuti kegiatan sejenis dengan format yang disesuaikan guna mendukung program pemerintah dalam hal financial literacy,” tutup Wulan. [rin]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Serapan Lelang SBSN Capai Rp7,04 Triliun

    NERACA   Jakarta - Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

60% Pengguna Dapatkan Akses Pertama Kredit dari Kredivo

    NERACA   Jakarta - Kehadiran teknologi finansial telah memberikan ruang untuk turut mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia…

Palapa Ring Bikin Akses Fintech Tembus ke Daerah Terpencil

  NERACA   Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai kehadiran Palapa Ring akan memudahkan peminjaman berbasis teknologi…