Laba Bersih Tunas Ridean Terkoreksi 18%

Sepanjang tahun 2014, perusahaan pembiayaan kendaran PT Tunas Ridean Tbk (TURI) mencatat penurunan laba bersih sebesar 18% menjadi Rp253 miliar dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp307 miliar,“Penurunan laba terutama karena ketatnya persaingan pada bisnis mobil, keuntungan yang lebih rendah dari penjualan mobil bekas dan meningkatnya biaya bunga,”kata Direktur Utama TURI Rico Setiawan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, perusahaan mengalami penurunan laba dari bisnis automotif grup sebesar 37% menjadi Rp122,5 miliar, yang disebabkan ketatnya persaingan pada bisnis mobil. Penjualan mobil nasional turun 2% menjadi 1,2 unit, sedangkan penjualan mobil grup susut 2% menjadi 53.661 unit.

Kendati demikian, penurunan tersebut diimbang dengan menguatnya penjualan sepeda motor dan kontribusi yang positif dari bisnis pembiayaan. Penjualan sepeda motor tercatat meningkat 18% menjadi 209.228 unit, terutama di provinsi yang bergantung pada minyak sawit didukung meningkatnya harga minyak sawit.

Adapun laba Tunas Rental menurun 38% menjadi Rp16 miliar karena keuntungan lebih rendah dari penjualan mobil bekas sewa dan peningkatan biaya bunga di tengah bertambahnya armada sebesar 26% menjadi 7.462 unit. Sementara Mandiri Tunas Finance memberi kontribusi laba Rp114,7 miliar, naik 33% dibanding tahun sebelumnya.

Naiknya laba tersebut didukung peningkatan pendapatan bunga bersih dan pendapatan administrasi. Sedangkan volume pembiayaan baru tumbuh 27% menjadi Rp14,8 triliun. Pendapatan konsolidasi perusahaan sepanjang 2014 tercatat sebesar Rp11,03 triliun, naik tipis 0,18% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp11,01 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

BEEF Targetkan Laba Bersih Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) atau lebih dikenal Kibif…

Transisi Laporan Keuangan - Manajemen AISA “Bersih Bersih” Keuangan

NERACA Jakarta – Pasca ditunjuknya direksi baru PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) hasil rapat umum pemegang saham luar…

Profit Taking Bikin IHSG Terkoreksi 0,39%

NERACA Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (8/1), ditutup melemah sebesar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…