Pontianak, Kalimantan Barat - BI-Polda Kerja Sama Antisipasi Kejahatan Keuangan

NERACA

Pontianak -Bank Indonesia bersama Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melakukan kerja sama dalam koordinasi penanganan dugaan tindak pidana di bidang sistem pembayaran dan kegiatan usaha penukaran valuta asing (KUPVA)."Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman kerja sama antara Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo dan Kapolri Jenderal Sutarman pada tanggal 1 September 2014 lalu," kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, Dwi Suslamanto di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (25/2).

Menurut dia kerja sama ini dilakukan dalam upaya mendukung pelaksanaan tugas dan kewenangan Bank Indonesia dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia.Dia menjelaskan, antara Bank Indonesia dengan Polda Kalimantan Barat perlu meningkatkan kerja sama seperti tukar menukar informasi, pengamanan, pengawalan pengangkutan uang rupiah untuk layanan kas di daerah terpencil, khususnya di perbatasan, fungsi pengawasan, penegakan hukum serta sosialisasi.

"Selain itu, melalui kesepakatan ini, diharapkan akan memperkuat koordinasi dalam penanganan bidang penegakan hukum terkait kasus dugaan tindak pidana kegiatan transfer dana, pemalsuan uang, alat pembayaran menggunakan kartu serta KUPVA," tuturnya.Di tempat yang sama, Kapolda Kalimantan Barat, Brigjen Arie Sulistyo mengatakan, saat ini kasus kejahatan yang teradi di Indonesia dan Kalbar pada khususnya jelas semakin beragam, termasuk kasus pencucian uang, korupsi, uang palsu dan lain sebagainya.

Untuk itu pihaknya merasa perlu meningkatkan kerja sama dengan Bank Indonesia, karena sistem pengawasan peredaran uang, dan perdagangan uang asing saat ini menjadi domain dari Bank Indonesia."Perbankan masih menjadi pilihan untuk pencucian uang dan hasil korupsi, makanya kita perlu selalu berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk meminimalisir hal tersebut," katanya.

Arief menambahkan, Polda Kalbar merupakan yang kelima setelah Batam, Denpasar, Medan dan Surabaya yang melaksanakan penandatanganan PPK tersebut."Selanjutnya pada tahun 2015 ini diharapkan pelaksanaan kerjasama itu juga bisa terealisasi di seluruh daerah lainnya," terangnya. [ant]

BERITA TERKAIT

BI Dukung Kerangka Kerja Kebijakan Terintegrasi IMF

      NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyambut rencana IMF untuk menyusun kerangka kerja kebijakan…

Perluas Akses Bagi Unbankable - Amar Bank Dorong Literasi Keuangan Masyarakat

NERACA Jakarta  -Tingkatkan inklusi dan literasi keuangan bagi masyarakat Indonesia, Amar Bank sebagai pionir produk financial technology (fintech) dengan nama…

JANGKAUAN JARINGAN XL AXIATA DI KALIMANTAN SELATAN

Teknisi melakukan pemeliharaan perangkat yang ada di Base Transceiver Station (BTS) milik XL Axiata di Lok Baintan, Kabupaten Banjar, Kalimantan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pemerintah Harusnya Turun Tangan Bikin Bank Syariah

  NERACA   Jakarta – Indonesia yang merupakan penduduk muslim terbesar di dunia mestinya menjadi kiblat ekonomi syariah dunia. Nyatanya…

OJK Komitmen Dukung Pembiayaan Berkelanjutan

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk menjalankan program pengembangan pembiayaan berkelanjutan untuk mendorong kinerja…

BCA Dinobatkan The World's Best Banks 2019

      NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dinobatkan sebagai The World’s Best Banks 2019…