Pontianak, Kalimantan Barat - BRI Syariah Tawarkan Investasi Melalui Sukuk Ritel 007

NERACA

Pontianak - PT Bank Rakyat Indonesia Syariah sebagai salah satu agen penjual Sukuk Ritel SR007 ikut memasarkan dan membantu investor yang berminat memesan instrumen investasi itu di pasar perdana.

"Kami menyediakan informasi harga wajar melalui website corporate yang dapat diakses oleh investor," kata Direktur Bisnis Ritel dan Komersial BRI Syariah, Ari Purwandono, di Pontianak, Kalimantan Barat, kemarin. Menurut dia, BRI Syariah juga bertindak sebagai "standby buyer" jika ada penjualan kembali di pasar sekunder.

Sebagai bagian dari pemasaran SR007, BRI Syariah menggelar investor gathering bertema ‘Bersama Sukuk Negara Ritel SR007, Peduli Pendidikan Anak Bangsa di Ballroom Mercure Hotel Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (23/2) lalu. Kegiatan itu dimaksudkan untuk mengenalkan dan menawarkan produk Sukuk Negara Ritel (SUKRI) 007 kepada investor perorangan sebagai alternatif instrumen investasi yang menarik dan berbasis syariah.

Acara tersebut dihadiri oleh calon investor yang terdiri dari nasabah existing dan calon nasabah BRI Syariah. Dalam acara gathering ini juga dilakukan pembagian hadiah program Hujan Emas Tabungan Faedah BRISyariah iB Periode 2 Tahun 2014 untuk nasabah Pontianak. Pemenang hadiah utama dengan hadiah berupa satu kilogram emas dan satu buah mobil dimenangkan oleh nasabah dari Kantor Cabang Pontianak.

Pada kesempatan itu, BRI Syariah juga menyerahkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Pendidikan Rp10 juta kepada MIS Baitul Hikmah. Selain di Pontianak, investor gathering juga diselenggarakan di Malang, Jawa Timur, Kamis (26/2), serta Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (2/3) mendatang dengan mengundang 150 investor di setiap kota tersebut.

Sukuk Negara Ritel (SR 007) merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah RI berdasarkan prinsip syariah yang ditawarkan kepada investor perorangan (WNI) di pasar perdana dalam negeri. Tujuan penerbitan adalah untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Adapun manfaatnya antara lain sebagai diversifikasi sumber pembiayaan APBN, memberikan alternatif instrumen ritel berbasis syariah bagi investor, dan memperluas basis investor Surat Berharga Negara dipasar domestik.

Respon Positif Penjualan Sukuk Negara Ritel secara historis mendapat respon yang positif dan melebihi target. SR 001 terjual sebanyak Rp5,5 triliun dengan coupon rate 12% per tahun. SR 002 dan SR 003 masing-masing sebanyak Rp8,03 triliun dan Rp7,34 triliun dengan tingkat kupon 8,7% per tahun dan 8,15% per tahun.

Sementara SR004 terjual sebanyak kurang lebih Rp13,6 triliun dengan tingkat kupon 6,25% per tahun. SR 005 dengan tingkat kupon 6% terjual sebanyak Rp14,97 triliun. Pada 2014, dengan tingkat kupon sebesar 8,75% total penjualan SR006 mencapai Rp19,32 triliun.

Kini, SR007 kembali ditawarkan kepada masyarakat selama masa penawaran 23 Februari - 6 Maret 2015, dengan tingkat kupon sebesar 8,25% per tahun. Sama dengan penerbitan tahun 2014, SR 007 yang diterbitkan ini menggunakan "akad Ijarah Asset To Be Leased" berjangka waktu tiga tahun.

Pada penerbitan SR 007, pemerintah juga menetapkan adanya Holding Period, yaitu masa dimana Sukuk Negara Ritel tidak dapat ditransaksikan atau dipindahtangankan selama satu periode kupon (satu bulan).

Tahun ini, BRI Syariah menargetkan penjualan SR007 mencapai Rp250 miliar melalui lebih dari 200 Kantor Cabang BRI Syariah di seluruh Indonesia. Pemerintah memberlakukan sistem kuota dalam pemesanan SR007 atau investor harus memesan sesegera mungkin untuk mendapatkannya sebelum tanggal penawaran berakhir atau sebelum kuota habis. [ardi]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Cashbac Kembali Bikin Promo Tanggal Tua Rasa Muda

NERACA Jakarta - Bagi banyak orang, tanggal tua diwajibkan untuk menghemat pengeluaran. Tapi, kini Cashbac melepaskan kekhawatiran tersebut dengan menghadirkan…

PPATK Berhasil Mitigasi Pencucian Uang Senilai Rp10,39 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatatkan angka mitigasi pencucian uang yang berhasil…

Pemerintah Tambah Anggaran Subsidi FLPP Rp8,6 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyetujui permintaan dari tiga asosiasi pengembang perumahan, yaitu Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi…