Pesawat Airbus A330 Siap Diterbangkan Pilot Cilik - Edutainment

Pembelajaran menyenangkan melalui Flight Simulator Garuda Indonesia dapat merangsang minat anak untuk belajar, mengenalkan anak kepada dunia penerbangan dan bermacam jenis profesi di dalamnya, serta memudahkan anak untuk menerima dan merekam informasi yang diterimanya.

NERACA

Namanya juga anak–anak. Ketika ditanya tentang cita–cita, entah memahami atau tidak tentang profesi impiannya yang akan digelutinya dimasa depan, rata–rata secara spontan mereka akan menjawab bahwa cita-citanya adalah dokter, pilot, dan guru.

Untuk memperkanalkan profesi-profesi yang menjadi cita-cita mereka agar mereka lebih mengerti dan jelas, para orang tua dapat mengenalkan berbagai profesi secara real melalui permaianan di Kidzania.

KidZania merupakan wahana bermain yang berkonsep edutainment yang unik bagi anak-anak usia 2-16 tahun. Di sebuah kota yang dibangun khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya ini, anak-anak dapat memainkan peran orang dewasa sambil mempelajari berbagai profesi. Seperti apa saja yang dilakukan oleh seorang pilot misalnya.

Sejak peluncuran kerjasama branding PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dan KidZania Pacific Place, Jakarta, anak-anak dapat merasakan sensasi secara langsung mengendarai pesawat Airbus A330 milik Garuda Indonesia menjelajahi angkasa.

Wahana yang tersedia sejak 11 Februari 2015 ini menggantikan flight simulator sebelumnya yakni Air Asia. Bedanya, simulator Garuda Indonesia dilengkapi dengan dapur pesawat (galley) yang dilengkapi dengan microwave, trolly, dan perlengkapan lainnya untuk melayani penumpang.

Program ini merupakan salah satu bentuk dukungan Garuda Indonesia bersama dengan Kidzania dalam pengembangan pendidikan anak, berupa pemberian gambaran tentang industri penerbangan, safety & security di dunia penerbangan, dan pemahaman terhadap beberapa profesi di bidang industri penerbangan, seperti pilot, pramugari, tehnisi,operation dan lainnya, sehingga memudahkan mereka untuk menentukan cita citanya kelak setelah dewasa.

Direktur Komersial Garuda Indonesia, Handayani menyambut baik kerjasama Branding antara Garuda Indonesia dan Kidzania ini dan mengatakan bahwa selain sebagai upaya untuk meningkatkan brand awareness Garuda Indonesia kepada anak-anak (khususnya pengunjung Kidzania), program ini juga merupakan upaya Garuda Indonesia untuk memberikan pendidikan dini dan pengenalan mengenai berbagai profesi di dunia penerbangan kepada anak-anak.

“Garuda Indonesia senang bisa menjadi bagian dari pertumbuhan dan perkembangan anak Indonesia, semoga ini memberikan inspirasi agar profesi sebagai pilot dan cabin crew menjadi profesi impian bagi anak,” kata Direktur Komersial Garuda Indonesia Handayani saat penandatanganan nota kesepahaman di Kidzania

Ada sebanyak 12 wahana flight simulator games Garuda Indonesia dan satu mock-up pesawat A330 Garuda Indonesia dengan kapasitas delapan seat. Nantinya, para anak – anak pengunjung Kidzania akan dapat melakukan simulasi (sambil bermain), bagaimana bekerja menjadi pilot, pramugari, dan petugas lainnya dalam melayani penumpang, mulai dari check-in, boarding, during flight hingga landing kembali.

Sebelum melakukan penerbangan, para pilot cilik ini akan mendapatkan informasi mengenai jenis-jenis awan yang aman dan berbahaya bagi penerbangan, juga mendapatkan perkembangan cuaca terkini.

Setelah itu, mereka dapat menerbangkan pesawat ke beberapa bandara pilihan seperti seperti bandara internasional Soekarno-Hatta (Jakarta), bandara internasional Husein Sastranegara (Bandung), bandara internasional Juanda (Surabaya), bandara internasional Ngurah Rai (Bali) dan bandara internasional Kualanamu (Medan).

Sementara itu, anak-anak yang berperan sebagai awak kabin juga akan mendapatkan informasi mengenai cara melayani penumpang di dalam pesawat. Dengan mengenakan kostum pramugari, mereka pun bisa mempraktekkan langsung informasi yang telah diberikan.

Direktur Marketing & Kreatif KidZania George Aly Razy menuturkan, dari sisi pengembangan karakter anak, establishment flight simulator ini berperan membentuk beberapa karakter yang diperlukan oleh anak diantaranya ketika berperan sebagai pilot anak belajar membuat keputusan cepat dan tepat dalam segala situasi.

“Sedangkan saat berperan sebagai awak kabin anak belajar sigap dalam berbagai kondisi dan mampu memberikan kenyamanan,” kata dia

Dalam wahana simulasi penerbangan tersebut, Garuda Indonesia juga memperkenalkan konsep layanan “Garuda Indonesia Experience” yang menyajikan aspek terbaik dari Indonesia kepada para pengguna jasa Garuda Indonesia.

Selain wahana simulator, pada kesempatan yang sama Garuda Indonesia juga meresmikan ticketing office yang berada di sebelah mock-up pesawat Garuda Indonesia di KidZania. Melalui ticketing office ini, selain dapat memperoleh informasi mengenai tiket promo Garuda Indonesia dan pengajuan keanggotaan GarudaMiles, para pengguna jasa Garuda Indonesia juga dapat melakukan pemesanan dan pembayaran tiket pesawat Garuda Indonesia dengan menggunakan kartu kredit.

Sebagai salah satu upaya Garuda untuk meningkatkan brand awareness Garuda Indonesia di seluruh fans Liverpool, khususnya fans muda Liverpool, Garuda Indonesia akan melaksanakan program “#ChooseMeLFC”. Program “#ChooseMeLFC” tersebut merupakan kompetisi atas kerjasama Garuda Indonesia dengan Liverpool FC untuk memilih 1 orang anak berbakat (usia 8-12 tahun), dimana periode pengumpulan video untuk anak-anak berbakat tersebut dilaksanakan dari 5 Januari lalu hingga 28 Februari 2015 mendatang. Pemenang dari program “#ChooseMeLFC” akan diberangkatkan ke Liverpool untuk dapat menyaksikan pertandingan sepak bola antara Liverpool FC vs Newcastle United pada tanggal 11 April 2015 mendatang, di Anfield Stadium.

BERITA TERKAIT

Mengajarkan Anak untuk Suka dengan Matematika

  Bagi kebanyakan siswa, matematika merupakan salah satu pelajaran yang cenderung tidak disukai dan bahkan menjadi momok karena dianggap sulit…

12 Tips Memilih Universitas Swasta

    Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2019 pada Jumat (16/8) di…

Bangga Papua Bangun Generasi Emas

  Menyebut kata Papua, tentu akan terbayang kondisi geografis Papua yang sulit dan berdampak langsung terhadap susahnya akses masyarakat terhadap…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Mengajarkan Anak untuk Suka dengan Matematika

  Bagi kebanyakan siswa, matematika merupakan salah satu pelajaran yang cenderung tidak disukai dan bahkan menjadi momok karena dianggap sulit…

12 Tips Memilih Universitas Swasta

    Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2019 pada Jumat (16/8) di…

Bangga Papua Bangun Generasi Emas

  Menyebut kata Papua, tentu akan terbayang kondisi geografis Papua yang sulit dan berdampak langsung terhadap susahnya akses masyarakat terhadap…