Penjualan Indo Tambangraya Turun 10,84%

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) sepanjang tahun lalu mencatat penyusutan penjualan bersih sebesar 10,84% menjadi USD1,94 miliar atau setara Rp24,25 triliun (kurs Rp12.500) dibanding tahun sebelumnya senilai Rp2,18 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dijelaskan, turunnya penjualan bersih selama 12 bulan tahun lalu seiring dengan berkurangnya harga pokok penjualan menjadi US$ 1,53 miliar dari US$ 1,70 miliar. Akibatnya laba kotor yang dibukukan perusahaan pada akhir tahun lalu turun menjadi US$ 408,09 juta dari US$ 483,69 juta. Sementara beban penjualan berkurang menjadi US$ 145,95 juta dari US$ 140,82 juta, beban umum menjadi US$ 26,21 juta dari US$ 30,90 juta.

Beban keuangan juga turun menjadi US$ 898 ribu dari US$ 901 ribu. Begitu juga dengan penghasilan keuangan yang menyusut menjadi US$ 6,27 juta dari US$ 8,85 juta. Sedangkan perseroan tahun lalu membukukan pendapatan lain-lain bersih sebesar US$ 20,72 juta dari tahun sebelumnya rugi US$ 24,47 juta.

Akibatnya, perseroan pada akhir 2013 mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar US$ 200,22 juta setara Rp2,5 triliun. Laba itu turun 2,32% dibanding tahun sebelumnya US$ 204,98 juta.

Laba bersih per saham dasar dilusian yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan stagnan di US$ 0,18. Adapun jumlah aset perusahaan pada tahun lalu sebesar US$ 1,31 miliar, dengan utang US$ 408,72 juta. Jumlah tersebut turun dibanding 2013, di mana aset perusahaan sebesar US$ 1,33 miliar, dengan total utang US$ 428,29 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Dongkrak Penjualan - Passpod Gandeng Tokopedia dan LOKET

NERACA Jakarta - Perluas penetrasi pasar untuk mengerek pertumbuhan penjualan, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) atau lebih dikenal Passpod…

Rencanakan Buyback Saham - Indo Straits Siapkan Dana Rp 1,95 Miliar

NERACA Jakarta - PT Indo Straits Tbk (PTIS) mengantungi izin dari pemegang saham untuk melakukan pembelian kembali (buy back) saham…

Harga Kebutuhan Pokok di PSM Kabupaten Sukabumi Belum Turun - Masuki Pekan Kedua Januari

Harga Kebutuhan Pokok di PSM Kabupaten Sukabumi Belum Turun Masuki Pekan Kedua Januari NERACA Sukabumi - Memasuki pekan kedua Januari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…