WIKA Catatkan Kontrak Baru Rp 1,1 Triliun - Capaian Diawal Tahun 2015

NERACA

Jakarta – Perusahaan kontruksi PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan kontrak baru sepanjang Januari 2015 sebesar Rp1,1 triliun,”Perolehan kontrak baru tersebut berasal dari pembangunan apartemen di Surabaya sebesar Rp600 miliar. Dimana dana proyek tersebut sebagian diperoleh dari Grup Puncak Permai, sebesar Rp200 miliar,”kata Corporate Secretary Wijaya Karya, Suradi di Jakarta, Senin (23/2).

Selain itu, lanjut Suradi, perseroan juga mengerjakan proyek jalan dan jembatan di Kalimantan dan Jawa. Besaran nilai kontrak dari kedua wilayah tersebut sama, masing-masing Rp100 miliar. Kemudian kontrak baru lainnya diperoleh dari anak usaha WIKA yang lain seperti WIKA Realty, WIKA Bitumen dan sejumlah anak usaha lain. Sehingga kontrak baru di awal bulan tahun ini sudah mencapai Rp1,1 triliun.

Diberitakan sebelumnya, kontrak Wijaya Karya yang ada dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun ini mencapai Rp54,52 triliun, atau naik 31,63% dari raihan 2014 sebesar Rp41,42 triliun. Pada tahun ini, jelas dia, perseroan masih fokus pada proyek-proyek yang ada di dalam maupun luar negeri. Apalagi, tahun ini pemerintah tengah gencar mendorong pembangunan infrastruktur,”Kami melihat pemerintah sedang fokus menggarap infrastruktur dan pasar bebas ASEAN (ASEAN Economic Community/Masyarakat Ekonomi ASEAN). Oleh karena itu kami akan terus fokus di sektor infrastruktur,”ujarnya.

Tahun ini, perseroan menargetkan perolehan laba bersih sebesar Rp764,52 miliar. Angka itu naik 27,42% jika dibanding raihan 2014 sebesar Rp600 miliar,”Target laba bersih yang diprediksi tahun ini didorong oleh penjualan pada tahun ini. Di mana perseroan diprediksi bakal meraih penjualan sebesar Rp23,43 triliun atau naik 23,8% dari raihan sebesar Rp17,31 triliun di 2014," kata Suradi.

Sebagai informasi, perseroan juga terus agresif merambah bisnis konstruksi di luar negeri dan membidik kontrak baru guna membuktikan kualitas konstruksi Indonesia tidak kalah dengan negara lainnya. Tahun ini, perseroan menargetkan perolehan kontrak sebesar Rp 1,1 triliun dari sejumlah proyek di luar negeri.

Perseroan saat ini, tengah membidik proyek gedung dan infrastruktur di Aljazair, Malaysia, Myanmar, dan Timor Leste. Direktur Operasi III Wika Destiawan Soewardjono pernah mengatakan, target kontrak dari luar negeri tahun ini meningkat 33,1 persen dibandingkan realisasi 2014 yang sebesar Rp 735 miliar. “Kami mengerjakan proyek di luar negeri bersama mitra strategis dengan konsep joint operation (JO),”ujarnya.

Destiawan mengungkapkan, perseroan bersama mitra tengah mengikuti tender proyek senilai total Rp 5 triliun. Dari total nilai tersebut, perseroan berharap bisa mendapatkan porsi kontrak sebesar 20% tahun ini. WIKA mengincar proyek rumah susun dan apartemen di Aljazair, Afrika Utara dan Kuching, Malaysia. (bani)

BERITA TERKAIT

Agresif Investasi di Sektor Energi - Tahun Ini, WIKA Targetkan Laba Rp 3,01 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring pertumbuhan target kontrak baru di tahun 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) juga menargetkan pertumbuhan…

Pemkot Depok Targetkan Cetak 275 Wirausaha Baru

Pemkot Depok Targetkan Cetak 275 Wirausaha Baru NERACA Depok - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Jawa Barat,…

KEBIJAKAN BARU MASKAPAI PENERBANGAN DOMESTIK - Aturan Bagasi Berbayar Mulai Diterapkan

Jakarta-Pemerintah mulai hari ini (22/1) membolehkan maskapai penerbangan untuk mulai menerapkan bagasi berbayar, karena persiapan maskapai dinilai sudah cukup.  Diantaranya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…