Pefindo Beri Peringkat A MTN Wika Realty

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idA- untuk surat utang jangka pendek (medium term notes/MTN) II/2014 seri A milik PT Wika Realty senilai Rp75 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (23/2).

Kata analis Pefindo, Rian Abdi Gunawan, peringkat tersebut diberikan lantaran perseroan dinilai mampu melunasi kewajibannya yang akan jatuh tempo pada 24 April 2015,”Perusahaan akan membayar MTN tersebut dengan kas perusahaan dan penerbitan MTN baru,”ujarnya.

Perusahaan telah mengalokasikan dana dalam bentuk deposito di sejumlah bank, seperti Bank Muamalat, Bank Mandiri dan Bank BJB sebesar Rp50 miliar untuk pembayaran MTN. Adapun sisanya senilai Rp25 miliar akan dibayar dengan menggunakan dana dari hasil penerbitan MTN baru, yang ditargetkan akan terbit pada akhir Maret tahun ini.

Sementara itu, kas perusahaan entitas anak PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) per 9 Februari 2015 tercatat sebesar Rp78 miliar. Sebagai informasi, Wika Realty tahun ini mendapatkan suntikan modal dari induk usaha.

Disebutkan, Wika Realty bakal mendapatkan dua tahap suntikan modal dengan nilai Rp 300 miliar,”Tahap pertama dilakukan pada 29 Desember 2014 sebesar Rp150 miliar dan tahap kedua di semester I 2015 sebesar Rp150 miliar,”kata Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk, Suradi.

Disebutkan, sumber dana yang digunakan untuk penambahan penyertaan modal itu berasal dari penerbitan Medium Term Notes I WIKA Tahun 2014 dan dari kas internal. Diperkirakan dengan penambahan penyertaan saham tersebut, maka laba setelah pajak anak usaha yang didistribusikan ke pemilik entitas induk naik dari Rp102,735 miliar menjadi Rp126,109 miliar tahun ini. Saat ini kepemilikan WIKA di Wika Realty mencapai 85,26%. (bani)

BERITA TERKAIT

Geliat Sektor Infrastruktur - Kontrak Baru WIKA Gedung Capai Rp 4,9 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan pekan ketiga Agustus 2019, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) telah mengantongi kontrak baru…

Bangun Plant Baru - Wika Beton Tambah Capex Jadi Rp 779 Miliar

NERACA Jakarta – Rencana pemindahan Ibu Kota negara ke Kalimantan memberikan dampak terhadap potensi proyek infrastruktur. Maka memanfaatkan hal tersebut,…

Penuhi Kebutuhan Belanja Modal - Bank Permata Beri Pinjaman Anak Usaha TOWR

NERACA Jakarta –Danai kebutuhan belanja modal dan ekspansi bisnisnya, PT Iforte Solusi Infotek yang merupakan anak usaha PT Sarana Menara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Debat Calon Ketum HIPMI - Para Peserta Unjuk Kepiawan Memimpin

Menjelang munas Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) ke XVI tanggal 16 September 2019 mendatang, 4 Calon Ketua Umum (Caketum) HIPMI,…

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…