BNI-KP3A Bangun Rumah Edukasi untuk TKI

NERACA

Jakarta -PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak membangun Rumah Edukasi bagi Tenaga Kerja Indonesia di Indramayu, Jawa Barat, yang akan menjadi proyek percontohan dalam program pemberdayaan TKI dan keluarga TKI di Indonesia.Wakil Direktur Utama BNI, Felia Salim mengatakan, Rumah Edukasi TKI merupakan salah satu bentuk apresiasi BNI kepada para TKI dan upaya memberdayakan TKI dan keluarganya.

"Rumah Edukasi TKI ini adalah sebuah wadah, berwujud rumah permanen yang dibuat menjadi rumah singgah para TKI dan keluarganya untuk mendapatkan informasi seputar pelatihan bahasa asing, penyediaan akses internet, perpustakaan, dan lainnya," ujar Felia di Jakarta, Senin (23/2). Dia menuturkan, rumah tersebut diperuntukan bagi calon TKI dan keluarga TKI untuk mengembangkan diri dengan berbagai pengetahuan dan ketrampilan.

Menurut Felia, tujuan pembangunan Rumah Edukasi TKI itu adalah membangun wadah yang memfasilitasi kebutuhan komunikasi, edukasi, serta pemberdayaan TKI dan keluarganya. Ini merupakan sinergi antara program BNI dan program Pemerintah terkait pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

"Program ini kami harap akan meningkatkan awareness (kesadaran) masyarakat terhadap BNI Sahabat TKI," tambahnya.Felia menambahkan, rata-rata TKI kurang memiliki pemahaman dalam berkomunikasi di negara tujuan dan kurang pemahaman terhadap negara yang dituju. Dengan ada Rumah Edukasi TKI ini diharapkan akan memudahkan aliran informasi kepada para TKI, keluarga TKI, para calon TKI, dan mantan TKI serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan citra bangsa.

Peresmian Rumah Edukasi TKI dilaksanakan di Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Hadir juga pada peresmian tersebut Menteri KPPPA, Yohana Yembise. Rumah Edukasi TKI di lokasi tersebut juga dapat digunakan oleh beberapa Kelompok Bina Keluarga TKI Desa Sukareja, Kecamatan Balongan; Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat; dan Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg. [ardi]

BERITA TERKAIT

Persatuan Bangsa Pasca Pemilu 2019 Mutlak Dibutuhkan untuk Kemajuan

  Oleh:  Aziz Kormala, Pemerhati Sosial Kemasyarakatan   Kemerdekaan yang diperoleh Indonesia bukanlah pemberian tetapi hasil berjuang dengan penuh pengorbanan…

Pemkab Lebak Bangun Sarana Umum di Rusunawa

Pemkab Lebak Bangun Sarana Umum di Rusunawa NERACA Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, melaksanakan pembangunan sarana umum di…

Bangun Karakter di Keuangan Syariah

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi SyariahMeski sudah berjalan selama dua dekade lebih keberadaan dari praktik lembaga keuangan syariah (LKS),…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Tumbuh 11,5%, BNI Cetak Laba Rp4,08 Triliun

    NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencetak laba bersih pada kuartal I-2019 sebesar Rp4,08…

Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Bertahan

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI7DRRR di level…

Bank Banten Dukung Layanan Samsat Online

    NERACA   Serang - PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk, (Bank Banten) kembali mendapatkan kepercayaan dari para stakeholders.…