Pemilik Rekening di Atas Rp2 Miliar Bertambah

NERACA

Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan mencatat 217.897 nasabah Indonesia memiliki simpanan uang di bank senilai di atas Rp2 miliar pada Desember 2014. Angka ini meningkat 6,37% dari satu bulan sebelumnya (month on month / mom) 204.840 rekening. "Sebaliknya jumlah nominal simpanan turun sebesar 1,58% (mom), dari Rp2.315.843 miliar (November 2014) menjadi Rp2.279.331 miliar (Desember 2014)," kataSekretaris LPS, Samsu Adi Nugroho, di Jakarta, Rabu (18/2).

Dia juga menuturkan, terjadi peningkatan jumlah rekening simpanan dalam rupiah adalah sebesar 1,01%, per akhir November 2014 berjumlah 158.202.432 rekening, menjadi 159.800.026 rekening pada akhir Desember 2014. Sementara itu, penurunan jumlah rekening simpanan dalam valas adalah sebesar 0,34%.

Per November 2014 jumlahnya mencapai 1.085.380 rekening, kemudian turun menjadi 1.081.731 rekening di akhir Desember 2014. Jika dilihat dari nominal simpanan, kedua-duanya rupiah dan valas mengalami peningkatan. Simpanan dalam rupiah tumbuh 0,7%, dari Rp3.464.945 miliar pada November 2014 menjadi Rp3.489.138 miliar pada Desember 2014.

“Simpanan dalam valas, jumlahnya meningkat sebesar 2,56% (mom) dan sebesar Rp662.491 miliar (November 2014) menjadi Rp679.420 miliar (Desember 2014," jelasnya. Adapun bank umum peserta penjaminan per Desember 2014 berjumlah 119 bank. Terdiri dari 107 bank umum konvensional dan 12 bank umum syariah. Bank umum konvensional, terdiri dari 4 Bank Pemerintah, 26 Bank Pemerintah Daerah, 67 Bank Umum Swasta Nasional dan 10 Kantor Cabang Bank Asing.

Samsu juga merilis data mengenai pertumbuhan total simpanan per Desember 2014. Nilai total simpanan bulan Desember 2014 mengalami peningkatan sebesar Rp 41,122 triliun atau naik 0,98% (mom). Menurut dia, peningkatan ini menjadikan total simpanan per akhir Desember 2014 mencapai Rp 4.168,5 triliun.

Berdasarkan jenis simpanan (giro, tabungan, deposit on call, deposito dan sertifikat deposito), sertifikat deposito mempunyai pertumbuhan jumlah rekening yang paling tinggi, yaitu 61,08% (mom). "Jumlahnya rekeningnya meningkat dari 167 rekening di bulan November 2014 menjadi 269 rekening di Desember 2014," tegas Samsu.

Sedangkan jika dilihat dari sisi jumlah nominal, pertumbuhan nominal tabungan adalah yang tertinggi, (5,48% / mom). Di mana jumlah nominalnya dari sebesar Rp1.220.498 miliar (November 2014) menjadi Rp1.287.418 miliar (Desember 2014). [ardi]

BERITA TERKAIT

Kenaikan Gaji PNS Kuras Anggaran Rp2,6 Triliun

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah akan mencairkan anggaran Rp2,66 triliun pada April…

Radana Finance Bukukan Rugi Rp 281,7 Miliar

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018, PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) mencatatkan kinerja keuangan negatif. Dimana perusahaan pembiayaan kendaraan ini…

GIAA Beri Pinjaman Aero Wisata Rp 13,94 Miliar

Danai pengembangan bisnis anak usaha, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengucurkan pinjaman kepada anak usahanya yakni PT Aero Wisata…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9%

      NERACA   Jakarta – Sepanjang 2018, Bank DKI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 27,95 dari semula sebesar Rp27,1…

BI Tahan Suku Bunga Acuan

      NERACA   Jakarta – Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate…

Bunga The Fed Diyakini Hanya Naik Sekali

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia mengubah proyeksinya untuk kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve, Bank…