Metland Bidik Penjualan Rp 1,29 Triliun

Tahun ini, perusahaan properti PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) bidik penjualan pemasaran (marketing sales) senilai Rp 1,29 triliun pada tahun ini atau tumbuh sekitar 15% dibandingkan tahun lalu, “Tahun ini marketing sales ditargetkan berasal dari recurring income sebesar Rp 390 miliar dan Rp 900 miliar diperoleh dari penjualan sektor residensial dan komersial,”kata Sekretaris Perusahaan PT Metropolitan Land Tbk atau Metland, Olivia Surodjo di Jakarta, kemarin.

Dia menuturkan, tahun ini perseroan hanya menargetkan pertumbuhan moderat. Tahun lalu, perseroan membukukan marketing sales senilai Rp 1,1 triliun. Sekitar 70% atau Rp 760 miliar merupakan kontribusi dari penjualan residensial dan apartemen. Sisanya, berasal dari recurring income.

Olivia menjelaskan mulanya tahun lalu perseroan menargetkan mampu mencetak marketing sales sebesar Rp 1,15 triliun. Namun target tersebut direvisi menjadi Rp 1 triliun mengingat gejolak politik yang terjadi di tengah berlangsungnya pemilu,”Kami sempat khawatir tidak mencapai target karena penjualan Metland Cyber yang rencananya di kuartal III-2014, mundur di Desember. Tapi bersyukur bisa melampaui target hingga akhir tahun lalu,” imbuh Olivia.

Dia menambahkan, kontribusi terbesar dari marketing sales tahun lalu berasal dari penjualan Metland Menteng yang mencapai 16-17%. Sementara itu, 12-14% dari total marketing sales ditopang oleh penjualan Metland Cileungsi dan Transyogi. Sisanya, berasal dari seluruh proyek Metland lainnya.

Pada tahun ini, Olivia menuturkan kontribusi dari penjualan sektor residensial masih akan mendominasi. Hal ini disebabkan sektor komersial seperti mal, perkantoran dan apartemen hanya mampu menyumbang recurring income. Adapun tahun ini secara keseluruhan harga tanah kawasan Metland diproyeksikan mengalami kenaikan sekitar 15-20%. (bani)

BERITA TERKAIT

Kembangkan Inftastruktur dan SDM - Rifan Financindo Bidik Transaksi 1,5 Juta Lot

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan performance kinerja yang positif di tahun 2018 kemarin, menjadi alasan bagi PT Rifan Financindo Berjangka…

Nusa Raya Incar Kontrak Baru Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) perusahaan jasa konstruksi swasta di Indonesia menargetkan kontrak baru…

Waskita Targetkan Kontrak Baru Rp 55 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menargetkan total kontrak baru sekitar Rp55 triliun,”Total kontrak baru…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…