Sejarah Panjang Mobil Nasional Indonesia

Mobnas atau mobil nasional memang memiliki sejarah yang sangat panjang sekali di Indonesia,namun tidak banyak yang mengetahui bahwa Indonesia telah memiliki beragam mobil nasional yang berakhir tanpa pengembangan. Sejarah menciptakan mobnas sudah dimulai sejak lama. Berawal dari eraToyota Kijangpada1975sampai mobil Esemka di era pemerintahanJoko Widodosebagai walikota Surakartapada tahun2011 dan kini pemerintah telah bekerjasama dengan proton dari Malaysia.

Toyota Kijang

Meskipun merekToyotaberasal dariJepang, tetapi jangan remehkan mobil legendaris ini. Pembuatan dan perakitan mobil ini semuanya dilakukan diIndonesia. Mobil ini diluncurkan pada tanggal9 Juni1975dalam eventPekan Raya Jakarta1975. Peluncuran mobil ini dihadiri oleh Mantan Presiden RI,Soeharto, dan Mantan Gubernur DKI Jakarta,Ali Sadikin.

Maleo

Mobil maleo dibidani oleh menristekBJ Habibietahun 1996 dengan harga patokan ditarget tidak lebih dari 30 Juta agar terjangkau oleh masyarakat. Mesin yang berkapasitas 1200 cc 3 silinder, merupakan teknologi baru hasil kerja sama dengan perusahaan Australia (Orbital) yang menggabungkan teknologimesin 2 takdengan teknologiinjeksibahan bakar.

Timor

Program mobnas paling terkenal milikPT Timor Putra NasionalmilikHutomo Mandala Putrayang didukung penuh oleh pemerintah Suharto melalui kebijakan resmi (Keppres dan inpres). Rencanan untuk mengembangkan mobil asli Indonesia diwujudkan dalam programTimor S2.

Kancil

Kancil merupakan merek dagang terdaftar dari sebuah kendaraan angkutan bermotor roda empat. Pernah diharapkan sebagai penggantiBajajdanbemokarena keduanya tidak diizinkan untuk bertambah jumlahnya atau diproduksi di wilayah Jakarta. Sayang Kancil tidak mendapat tanggapan yang cukup baik dari pemkot Jakarta ataupun masyarakat.

Tawon

Mobil yang diproduksi oleh PT Super Gasindo di Rangkasbitung, Banten ini, menggunakan bahan bakar bensin dan gas CNG, jadi sudah memenuhi standardisasi Euro III, sehingga ramah lingkungan. Mobil ini berkapasitas 650cc, 4 percepatan manual, dapat dipacu hingga kecepatan 100km/jam. Konsumsi gasnya 1kg untuk 20km. Mobil Nasional yang sudah mengandung 90% kandungan local.

Komodo

Komodo adalah kendaraan segala medan produksi PT. Fin Komodo Teknologi, kendaraan ini di desain untuk menjelajah segala medan dan bermesin hanya 180 cc. Pada tahun 2009 dikeluarkan juga Komodo versiTransmisi otomatis dengan mesin berkapasitas 250 cc. pada tahun 2009 Komodo ditawarkan dengan harga antara Rp 60 juta.

Esemka

Esemkaadalah produk mobil nasional (Mobnas) hasil rakitan siswa-siswaSekolah Menengah Kejuruan(SMK) yang bekerja sama dengan institusi dalam negeri dan beberapa perusahaan lokal dan nasional. Kandungan komponen lokal berkisar antara 50-90%.

Tucuxi

Txuci merupakan salah satu mobil listrik nasional. Purwarupanya dibuat olehDanet Suryatamadi Jogjakarta. Tanggal5 Januari2013,Tucuximengalami kecelakaan saat diuji coba oleh Menteri NegaraBUMNDahlan Iskan.

BERITA TERKAIT

Niaga Bilateral - Indonesia-Amerika Berkomitmen Tingkatkan Nilai Perdagangan

NERACA Jakarta – Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Arlinda menyatakan Republik Indonesia dan Amerika Serikat berkomitmen meningkatkan…

Perbedaan Sebagai Kunci Toleransi Indonesia

Oleh : Grace Septiana, Mahasiswa FISIP Universitas Dharma Agung               Belakangan, spanduk penolakan gereja di Jagakarsa, Jakarta Selatan viral…

Wakil Ketua MPR - Indonesia Negara Nasionalis Religius

Ahmad Basarah Wakil Ketua MPR Indonesia Negara Nasionalis Religius Jakarta - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Basarah mengatakan…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Naik Turun Harga Tiket Pesawat

Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Carriers Association/INACA) sepakat untuk menurunkan tiket pesawat, yang sempat melambung beberapa waktu belakangan.…

Bisa Kenakan Tarif Bagasi Setelah Sosialisasi

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan pihak Lion Air dan Wings Air bisa mengenakan tarif bagasi setelah sosialisasi yang…

Harga Tinggi Pengaruhi Kunjungan Wisatawan

Ketua Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) Kalimantan Barat, Nugroho Henray Ekasaputra, mengatakan harga tiket pesawat yang…