Direktur BCA Lepas 100 Ribu Lembar Saham

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali dijual oleh salah satu direkturnya, Dahlia Ariotedjo pada 13 Februari 2015. Penjualan saham oleh salah satu direksi ini mengikuti bos BCA yang menjual sahamnya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (17/2).

Disebutkan, jumlah saham BCA yang dijual Dahlia Ariotedjo sebanyak 100 ribu lembar saham, dengan harga penjualan sebesar Rp14.200 per saham. Setelah menjual sahamnya di bursa, saat ini kepemilikan saham Dahlia Ariotedjo atas perseroan tercatat sebesar 4.285.863 lembar saham.

Sebelumnya, Presiden Direktur BBCA Jahja Setiaatmadja menjual sebagian kepemilikan saham perseroan sebanyak 200.000 lembar dengan harga eksekusi Rp14.225 per lembar saham. Harga saham yang dijual Jahja pada Jumat, 13 Februari 2015 lebih mahal 2,3% dari harga penutupan perdagangan sehari sebelumnya di Rp13.900 per lembar. (bani)

BERITA TERKAIT

Dukung Penyebaran Saham - Berlina Berikan 12 Juta Saham Ke Karyawan

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan investor di pasar modal, PT Berlina Tbk (BRNA) berencana menerbitkan hak opsi grant 2 dalam…

Rencanakan Buyback Saham - CIMB Niaga Siapkan Dana Rp 25 Miliar

NERACA Jakarta – Agenda rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), selain memutuskan pembagian dividen…

Saham Mahaka Media Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta – Di balik melorotnya performance kinerja keuangan PT Mahaka Media Tbk (ABBA) di tahun 2018, justru kinerja harga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Bersih Siantar Top Naik 17,95%

NERACA Jakarta – Di tahun 2018 kemarin, PT Siantar Top Tbk (STTP) berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 17,95% secara…

LMPI Targetkan Penjualan Rp 523,89 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp 46,39…

Bumi Teknokultura Raup Untung Rp 76 Miliar

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) membukukan laba bersih Rp76 miliar pada 2018, setelah membukukan rugi bersih sebesar Rp31,48 miliar…