Menikmati Kemeriahan Cap Go Meh Di “Kota Seribu Kelenteng”

Perayaan Imlek pada tahun ini memang sedikit berbeda, pada tahun ini berbagai kota di Indonesia ikut merayakan dan meramaikan perayaan imlek pada tahun ini. Tahun Baru Imlek akan jatuh pada 19 Februari 2015 dan Cap Go Meh akan dirayakan di hari ke-15, tepatnya pada 5 Maret. Kemeriahan Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, disebut-sebut sebagaieventterbesar di Asia Tenggara karena perayaannya begitu berbeda dari tempat lainnya.

Kebudayaan Tionghoa di Singkawang mendominasi sehingga kota ini dijuluki sebagai “Kota Seribu Kelenteng”. Singkawang merupakan kota yang tenang namun karakter ini berubah meriah ketika perayaan Cap Go Meh berlangsung. Anda akan mendapatkan pengalaman yang sangat mengesankan karena perayaan Cap Go Meh dimeriahkan oleh atraksitatung. Ini adalah atraksi dimana wanita, pria dan anak-anak akan berkumpul untuk menjadi media penolakkan roh-roh jahat serta kemalangan sepanjang sisa tahun.

Selama ritualtatung, peserta dirasuki Dewa-Dewa sehingga mengalami ketidaksadaran bahkan mampu melakukan tindakan di luar kewajaran, seperti menginjak pedang dengan kaki telanjang hingga menusukkan kawat baja ke dalam pipi tanpa terluka sedikit pun.Paradetatungbiasanya dilaksanakan di jalan-jalan utama Singkawang seperti Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Sejahtera, Jalan Budi Utomo, Jalan Setia Budi dan berakhir di Jalan Niaga.

Singkawang adalah kota terbesar kedua di Provinsi Kalimantan Barat setelah Pontianak. Tidak seperti kota-kota lain di Indonesia, Singkawang diwarnai suasana oriental berkat ratusak klenteng yang bisa ditemukan di hampir setiap sudut kota. Lebih dari 70% penduduk Kota Singkawang merupakan keturunan Tionghoa, terutama suku Hakka dan sebagian lagi Teochew. Lainnya adalah Melayu, Dayak, dan etnis Indonesia lainnya.

Pada abad ke-18, area tambang emas di Monterado (sekarang Bengkayang), Kalimantan Barat, begitu memikat sehingga ribuan orang Tiongkok datang untuk mengeksplornya. Dalam perjalanan itu, mereka kerap bermalam di Singkawang. Bahkan kebanyakan menetap di sini, menikah dan memiliki keturunan sehingga mayoritas penduduk Singkawang kini merupakan orang Tionghoa.

Untuk menuju Singkawang, Anda perlu mencapai Pontianak terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan perjalanan 3 jam dengan mobil sewa atau mobil travel. Perayaan Cap Go Meh di Singkawang sangat meriah sehingga Anda harus mempersiapkan akomodasi terlebih dahulu.

BERITA TERKAIT

BTN Tingkatkan Literasi Properti Generasi Milenial Kota Malang

BTN Tingkatkan Literasi Properti Generasi Milenial Kota Malang NERACA Malang - PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk berupaya untuk meningkatkan…

Kota Pintar Harus Berikan Layanan Cepat, Akurat dan Murah

    NERACA   Tangerang - Program "smart city" atau kota pintar yang sedang didorong pemerintah untuk dapat diterapkan di…

Sekwan DPRD Kota Sukabumi Pimpin Asdeksi Provinsi Jabar

Sekwan DPRD Kota Sukabumi Pimpin Asdeksi Provinsi Jabar NERACA Sukabumi - Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Asep L Sukmana terpilih menjadi…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Ekowisata Kalimantan, Cara Pelesir Asyik di Paru-paru Dunia

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pada tahun 2014-2015 setidaknya 0,82 juta hektare (Ha) hutan Indonesia hilang pertahunnya akibat…

Natuna Resmi Berstatus Geopark Nasional

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyambut baik penetapan kawasan Geopark Nasional di Kabupaten Natuna. Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Arif…

Menyusuri Alam Tambrauw Papua Barat

Sebagai sebuah provinsi Papua Barat terbilang muda, namun bentang dan guratan alam di sini sudah sama tuanya dengan daerah-daerah eksotis…