BPJS Kesehatan Resmikan 9 Kantor Baru - Utamakan Kenyamanan Peserta

NERACA

Jakarta - Sebagai upaya meningkatkan kepuasan masyarakat khususnya dalam memperoleh pelayanan administratif di kantor cabang, maka Senin (16/2), di Palembang, Sumatera Selatan, BPJS Kesehatan meresmikan sembilan kantor baru yang terdiri atas tujuh Kantor Cabang (KC) dan dua Kantor Layanan Operasional Kabupatan/Kota (KLOK).

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Jakarta menyebutkan, kesembilan kantor tersebut adalah KC Batam, KC Bekasi, KC Mataram, KC Tanjung Pinang, KC Sumedang, KC Banda Aceh, KCU Palembang, KLOK Wonosobo, dan KLOK Cilacap. Peningkatan sarana-prasarana tersebut diharapkan dapat memfasilitasi tingginya jumlah masyarakat yang hendak melakukan pendaftaran peserta BPJS Kesehatan secara manual.

Terlebih antusiasme masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan meningkat pesat setelah mengetahui besarnya manfaat program jaminan kesehatan. Berdasarkan data per 6 Februari 2015, terdapat 136.610.852 jiwa peserta BPJS Kesehatan.

Dengan disediakannya tempat yang lebih luas dan lebih strategis dengan fasilitas penunjang lainnya, diharapkan ke depannya tidak ada lagi keluhan peserta soal fasilitas di lokasi pendaftaran yang kurang memadai.

Selain melalui kantor cabang, BPJS Kesehatan juga telah membuka pendaftaran online melalui website bpjs-kesehatan.go.id. Selain prosesnya lebih singkat dan praktis, masyarakat juga dapat mencetak kartu BPJS Kesehatan-nya sendiri (e-ID), yang mana sama sahnya dan sama validnya dengan Kartu BPJS Kesehatan pada umumnya.

Sejumlah wilayah yang masuk dalam cakupan kerja Kantor Cabang Utama (KCU) Palembang antara lain Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir. Hingga Februari ini, jumlah peserta BPJS Kesehatan yang terdaftar di KCU Palembang telah mencapai 1.956.278 jiwa atau 46% dari total jumlah penduduk.

Sementara untuk badan usaha, sebanyak 2.035 badan usaha sudah mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS kesehatan. Terdapat pula 249 fasilitas kesehatan primer, 22 fasilitas kesehatan rujukan, dan empat apotek yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan guna melayani kebutuhan sejumlah peserta tersebut. [ardi]

BERITA TERKAIT

Senjata Potensial Baru untuk Berantas Malaria

Selama bertahun-tahun, kelambu yang direndam dengan insektisida terbukti membantu menurunkan infeksi malaria. Namun tak dimungkiri kalau hal ini juga menyebabkan…

Mendorong Penerima PKH Jadi IKM - Entaskan Kemiskinan Lewat Wirausaha Baru Bankable

Membangun dan mengembangkan daya saing industri kecil menengah (IKM) sebagai tulang punggung perekonomian rakyat, tentunya tidak bisa berjalan sendiri tetapi…

Presiden: Pungli Bidang Kesehatan Masih Besar

NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo mencatat bahwa meski terjadi perbaikan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) namun tingkat pungutan liar (pungli)…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Akulaku Suntik Dana Rp500 Miliar ke Bank Yudha Bhakti

  NERACA   Jakarta – Perusahaan teknologi finansial (tekfin) berskala internasional, Akulaku, menyuntikkan dana ratusan miliar rupiah ke Bank Yudha…

Wakaf Asuransi Syariah Punya Potensi Berkembang

    NERACA   Jakarta - Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menilai wakaf asuransi syariah mempunyai potensi yang besar untuk…

Indonesia Re Catat Big Loss Klaim Meningkat - Banyak Bencana

      NERACA   Jakarta - BUMN reasuransi, Indonesia Re, mencatatkan, big loss klaim reasuransi mengalami peningkatan signifikan selama…