Permudah Kirim Uang, Mandiri Gandeng 7-Eleven - Hongkong

NERACA

Hongkong - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berkomitmen untuk memudahkan masyarakat Indonesia di luar negeri untuk mengirimkan uang ke Tanah Air. Di Hongkong, Bank Mandiri bekerjasama dengan The dairy Farm Company limited, pengelola 7-eleven,untuk menerima setoran pengiriman uang dari masyarakat Indonesia di Hongkong.

Menurut Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Abdul Rachman, kolaborasi dengan 7-Eleven yang saat ini memiliki lebih dari 900 gerai ini dapat memberikan solusi bagi sekitar 150 ribu Buruh Migran Indonesia dalam mengirimkan uang ke keluarga di Tanah Air.

“Melalui kerja sama ini, masyarakat Indonesia yang ingin mengirimkan uang tidak perlu datang dan mengantri di kantor bank, tetapi cukup menunjukkan kartu pembayaran yang diterbitkan dan diperoleh dari Bank Mandiri di seluruh gerai 7-Eleven di Hongkong, jadi pengiriman uang dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun di seluruh wilayah Hongkong,” kata Abdul Rachman, di Hongkong, Senin (16/2).

Bank Mandirijuga menggelar berbagai program untuk masyarakat Indonesia di luar negeri. Salahsatunyaprogram ”Mandiri Sahabatku”yang bertujuanmelatih kewirausahaan bagi paraBuruh Migran Indonesia(BMI). Program yang digelar bersamaMandiri Universityini telah diikuti oleh6.200 buruhmigran yang tersebar di HongkongdanMalaysiasejak 2011.

Program Mandiri Sahabatku memiliki empat pilar utama, yaitu mengubah buruh menjadi majikan, mempersatukan keluarga melalui entrepreneurship, menyejahterakan keluarga dan lingkungan, serta mencerdaskan bangsa.

Di Hong Kong, program Mandiri Sahabatku telah digelar sejakOktober2011minat paraburuhmigran untuk mengikuti program ini cukup tinggi seperti terlihat dari terus meningkatnya jumlah peserta dari tahun ke tahun. Saat pertama kali digelar, program Mandiri Sahabatku diikuti oleh20buruhmigran Indonesia di Hong Kong. Saat ini, jumlah tersebut melonjak hingga1.000 setiap penyelenggaraan (batch).

Program pelatihan kewirausahaan ini terbagi dalam 3 tahapan pelatihan, yaitu pra penempatan, penempatan dan pasca penempatan. Tahap pra penempatan diperkenalkan kepada calon tenaga kerja yang akan bekerja ke luar negeri. Selanjutnya, pada tahap penempatan di negara tujuan, para pekerja dilatih menganalisa peluang usaha, membuat rencana bisnis, motivasi dan semangat kewirausahaan.

Pasca penempatan, para pekerja migran yang mengikuti program Mandiri Sahabatku, akan mendapat pendampingan dari Bank Mandiri dalam memulai usahadalam bentuk program Dadi Majikan yang dibimbing oleh Bapak Asuh yang berasal dari kalangan pengusaha, nasabah Bank Mandiri, alumni Wirausaha Muda Mandiri dan Dosen Mandiri University.

Peserta pelatihan Mandiri Sahabatku, lanjutAbdul Rachman, tidak dipungut biaya atau gratis. ”Mandiri Sahabatku memiliki visi menciptakan pengusaha baru dari kalanganBuruhMigran Indonesia, sehingga mereka nantinya dapat menjadi ‘majikan’ di negeri sendiri,” tandasnya. [rin]

BERITA TERKAIT

Lagi, Bank Mandiri Kurangi Porsi Saham di MAGI

NERACA Jakarta – Kurangi porsi saham di PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bakal…

Said Abdullah: Currency War Menekan Mata Uang Rupiah

Said Abdullah: Currency War Menekan Mata Uang Rupiah   NERACA Jakarta - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah memperkirakan…

Wali Kota Depok Beri Uang Pembinaan Atlet Berprestasi

Wali Kota Depok Beri Uang Pembinaan Atlet Berprestasi   NERACA Depok - Wali Kota Depok Mohammad Idris memberikan apresiasi berupa penghargaan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Tumbuh 64%, CIMB Niaga Syariah Bukukan Laba Rp536 Miliar

      NERACA   Jakarta - Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) membukukan…

BI Belum Terima Izin Layanan WhatsApp Payment

    NERACA   Jakarta - WhatsApp yang berada di bawah naungan perusahaan aplikasi media sosial Facebook dikabarkan membidik pasar…

Masa Transisi 3 Tahun Sebelum Bayar Premi - Program Restrukturisasi Perbankan

    NERACA   Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tidak akan langsung memungut premi tambahan terhadap industri perbankan untuk…