Siapkan UMK Hadapi Iklim Ekonomi - Bandar Lampung, Lampung

NERACA

Bandar Lampung – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Lampung memberikan pelatihan bagi nasabah ULaMM dalam rangka Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) di wilayah Klaster Bandar Jaya. Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 80 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dari berbagai jenis usaha yang ada di Bandar Jaya dan sekitarnya yang telah menjadi nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), sebuah jaringan pembiayaan dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Setelah mendapatkan pembiayaan dari ULaMM, para pelaku UMK ini mendapatkan pembinaan dari PNM, antara lain berupa pelatihan, dengan tujuan agar mereka mampu memanfaatkan pembiayaan secara optimal sehingga usahanya bisa maju dan berkembang. Pelatihan di Lampung ini ini merupakan kelanjutan dari serangkaian pelatihan yang telah dan akan dilakukan PNM melalui 26 kantor cabang yang ada di seluruh Indonesia, dengan materi dan tenaga instruktur yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik di masing-masing daerah.

Executive Vice President I PT PNM (Persero), Arief Mulyadi mengatakan, pelatihan di Bandar Jaya ini mengambil tema: “Menyiasati Dampak Inflasi Terhadap UMKM”. Tema ini diangkat mengingat faktor inflasi ekonomi yang tejadi saat ini secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi denyut ekonomi usaha mikro, kecil, hingga menengah di hampir seluruh wilayah Indonesia.“Malahan dalam kondisi persaingan yang semakin ketat, setiap pengusaha dituntut kejeliannya dalam membaca kondisi pasar. Karena itu, para pelaku UMK perlu melakukan terobosan dan strategi dalam melihat perubahankondisi pasar dan menyiapkan langkah-langkah pencegahan hingga perubahan strategi pemasaran,” kata Arief, di Bandar Lampung, Lampung, Senin (16/2).

Menyadari hal tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero), melalui program pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) berupaya untuk selalu melakukan pembinaan terhadap nasabahnya. Pelatihan kali ini menampilkan seorang motivator pelaku bisnis mikro dan juga anggota DPRD Kota Metro Lampung yang turut menaruh perhatian khusus pada program-program yang dilaksanakan oleh PNM yaitu H. Yulianto, SE.

Sementara itu, Pemimpin PNM cabang Lampung, Mulyana Wiriakusuma, menjelaskan permasalahan-permasalahan yang timbul bagi pelaku UMK selalu diangkat dalam program pelatihan untuk bersama-sama dicarikan jalan keluarnya. Banyak pelaku UMK yang terbatas wawasannya sehingga lamban dalam melakukan inovasi termasuk dalam hal inflasi ekonomi. Akibatnya, perkembangan usahanya tidak banyak kemajuan, bahkan tidak sedikit yang mengalami kemerosotan. Kondisi tersebut erat kaitannya dengan pola manajemen yang tidak profesional. Lebih lagi bagi perusahaan kecil yang umumnya merupakan usaha keluarga, yang ditandai oleh belum adanya pemisahaan yang jelas di antara fungsi-fungsi manajemen.

“Setelah mengikuti pelatihan ini para nasabah akan terus mendapatkan pemantauan dari PNM disertai dengan bimbingan dan jasa konsultasi sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk pembiayaan, pihak PNM akan selalu siap membantu sesuai dengan tingkat kebutuhan dan perkembangan usahanya, melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), yang sudah ada di desa-desa,” lanjut Mulyana.

Khusus PNM Cabang Lampung, kini mempunyai 3 klaster yaitu Klaster Bandar Jaya, Klaster Kedaton, dan Klaster Metro, dengan 18 Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM). Selama bulan Januari 2015, total pembiayaan outstanding sebesar Rp119 miliar atau meningkat sebesar 20,79% dari periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp98,5 miliar. Sementara untuk total nasabah yang menerima manfaat pembiayaan sebesar 3.123 nasabah atau meningkat 14% dari total nasabah pada januari 2014 sebesar 2.738. klaster Bandar Jaya sendiri membawahi unit Bandar Jaya, Kotabumi, Bukit Kemuning, Mulya Asri, Liwa, dan Kalirejo.[mohar]

BERITA TERKAIT

Siapkan Investasi Rp 50 Triliun - Crown Kembangkan Proyek di Luar Sydney

NERACA Jakarta –Setelah sukses meluncurkan proyek baru yang ikonik di Sydney yaitu Eastlakes Live dengan nilai investasi Rp 10 triliun,…

Pelaku IKM Harus Jadi Aktor Ekonomi

Pelaku IKM Harus Jadi Aktor Ekonomi NERACA Sukabumi – Guna meningkatkan  kesejahteraan dan pengembangan pangsa pasar pelaku Industri Kecil Menengah…

Langkah Lampung Memulihkan Pariwisata Pasca Tsunami

Bencana tsunami Selat Sunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (22/12), tak hanya mengakibatkan korban luka-luka maupun jiwa, namun…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Tumbuh 10,3%, BNI Bukukan Laba Rp15,02 Triliun

      NERACA   Jakarta – Sepanjang 2018, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berhasil membukukan laba bersih sebesar…

WWF Ikut Dorong Praktik Berkelanjutan Jasa Keuangan Di Singapura

    NERACA   Jakarta - WWF bergabung dengan platform multipihak yang mendorong arah aliran dari berbagai lembaga jasa keuangan…

CIMB Niaga Tumbuhkan Literasi Keuangan Pelajar Melalui AMDB

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) konsisten menumbuhkan semangat menabung dan berbagi…